Usman Lamreung: ‘Gilak’ Arus Listrik di Balohan Sabang Kok Diputus?

Muncul pertanyaan Usman pada BPKS, kok bisa ada pemutusan arus listrik di komplek pelabuhan penyeberangan kapal cepat dan feri itu?.

Laporan | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Usman Lamreung, Civitas Akademisi Unaya Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Kaget; ‘Gilak’ arus listrik di Balohan Sabang kok diputus.

Pernyataan tersebut disampaikan Usman pada mediaaceh.co.id, Senin, 10 Mei 2021 di Banda Aceh, sehubungan kabar PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Ranting Sabang terpaksa melakukan pemutusan arus listrik di pelabuhan penyeberangan Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

BACA JUGA...  Bantuan Material Rumah, Tgk. Meulaboh: Ini Bantuan Ayah Wa dan Arahan M. Jhony 

Muncul pertanyaan Usman pada BPKS, kok bisa ada pemutusan arus listrik di komplek pelabuhan penyeberangan kapal cepat dan feri itu?.

“Sepertinya manajemen BPKS bayar pemakaian listrik aja tak mampu diurus, sampai pihak PT. PLN harus menunggu beberapa bulan kepastian untuk pembayaran rekening oleh pihak pemerintah, namun tidak ada pihak yang bertanggungjawab,” tegas usman yang juga Pemerhati Pemeruntah dan Aktifis Sosial itu bertanya.

BACA JUGA...  Aceh Besar  Target  Produksi  Padi  Musim Gadu  2020 Mencapai 33.000 Ton

Ditekankan, bukankah pelabuhan tersebut tanggung jawab BPKS pengelolaannya? Kok lepas tanggungjawab saat PLN menagih tunggakan listrik?

Pelabuhan penyeberangan Balohan Sabang usai dibangun BPKS dengan anggaran 196 Milyar, kabarnya sekarang sudah dikelola Dinas Perhubungan provinsi Aceh.