Hal iserupa juga diraskan pejabat lain yang ikut disuntik pada pekan lalu. “Setelah menjalani suntikan vaksin saya tidak merasa efek atau reaksi dosis vaksin Covid-19,” sebutnya.
Gubernur Aceh berharap agar masyarakat tidak termakan informasi yang keliru terkait dampak dari penyuntikan dosis vaksin Covid-19.
“Kami yang sudah divaksin ini tidak ada efek sama sekali. Kalau informasi tidak jelas soal vaksinasi langsung dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan, ke IDI, bahwa informasi yang benar itu seperti apa,” ujar Gubernur.
Tegaskan vaksin Sinovac halal
Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menjelaskan kembali bahwa penggunaan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Gubernur berharap, pada gilirannya seluruh masyarakat akan bersedia untuk divaksin sebagai ikhtiar bersama melawan pandemi Covid-19.
“Vaksinasi Covid-19 dilakukan untuk membentuk antibodi yang membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Jika program vaksinasi sukses, maka pandemi Covid-19 dapat dikendalikan,” ungkapnya.
Vaksinasi Covid-19 di Aceh diperuntukkan kepada 3,7 juta warga dalam target waktu lima bulan ke depan terhitung 15 Januari 2021 lalu.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














