UMKM Tangguh Bank Aceh, Rasa Mewah Ala Burgerlah

Jumat, 30 Desember 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (MA) Burgerlah mendapatkan pembiayaan KUR Syariah yang seluruhnya digunakan untuk menyewa dan mendekorasi toko sesuai dengan konsep bisnis mereka.

Sabtu, 24 Desember 2022, menjadi hari penting bagi tiga sekawan, Teuku Andika alias Dika, Dwiki alias Wong dan Trisna Indra alias Cenhan.

Hari itu, secara resmi mereka memindahkan tempat usaha dari emperan Jalan Daud Beureuh, Banda Aceh, ke sebuah rumah toko tak jauh dari tempat awal mereka merintis Burgerlah.

“Yang laku (pada hari itu) ratusan burger,” kata Andika, Selasa (27/12/2022).

Badan memang letih, tapi hati senang. ujarnya.

Memindahkan usaha dari emperan jalan ke toko bukan keputusan mudah, lanjutnya.

Andika dan kawan-kawan harus berhitung ekstra hati-hati agar langkah ini benar-benar mampu mendongkrak penjualan burger yang mulai mereka rintis sejak Februari 2020, di saat curva pandemi Covid-19 mulai naik di Indonesia.

Awalnya, mereka bertiga berusaha di dua tempat, yakni di Jalan Daud Beureuh dan Jalan Dr Mohd Hasan.

Saat memutuskan untuk menyewa sebuah ruko dan menjadikannya sebagai pusat bisnis Burgerlah, Andika dan kawan-kawan menutup gerobak burger di Batoh untuk mengurangi ongkos produksi.

BACA JUGA...  Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat, BAS Peroleh Kuota KUR Rp 1,5 Triliun di Tahun 2026

Sejauh ini, kata Andika, memindahkan usaha ke tempat baru merupakan keputusan tepat. Dia mengatakan, dalam sepekan terakhir, omzet penjualan Burgerlah. meningkat. Saat berjualan di gerobak, mereka mampu menjual sekitar 70 potong burger setiap hari. Omzet rata-rata per bulan mencapai ratusan juta rupiah.

Adalah  bantuan modal melalui Pembiayaan KUR Syariah Bank Aceh yang dipergunakan oleh tiga sekawan ini untuk membesarkan bisnis Burgerlah. Kongsi tiga sekawan ini mendapatkan pembiayaan KUR Syariah yang seluruhnya digunakan untuk menyewa dan mendekorasi toko sesuai dengan konsep bisnis mereka.

Mereka juga menyempurnakan dapur agar tetap bisa menyajikan burger yang higienis sesuai dengan ciri khas usaha mereka sejak awal beroperasi.

Jika tak ada aral melintang, Andika dan rekan-rekan berencana membuka usaha lebih awal dengan menyajikan sarapan ala warga Amerika Serikat, seperti pancake. “Saya belum menghitung kenaikan omzet saat ini. Tapi sejak pindah ke toko, ada kenaikan penjualan yang kami rasakan,” kata Andika.

BACA JUGA...  Dorong Regenerasi Kakao, Pidie Jaya Butuh Bibit Berkualitas

“Pelanggan juga bisa menikmati Burgerlah di tempat. Kami mendisain tempat yang benar-benar nyaman untuk kongkow sambil menikmati burger,” tambahnya. Burgerlah juga memanfaatkan media sosial dan aplikasi penyedia jasa pengantaran makanan untuk menjangkau pelanggan.

Sebagai pendatang baru di bisnis kuliner, Andika, Dwiki dan Indra kudu hati-hati dalam mempersiapkan setiap langkah bisnis.

Mereka memulai bisnis ini dengan modal Rp 20 juta. Burgerlah membidik konsumen kelas menengah ke atas. Harga burger yang mereka jual mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 60 ribu.

Keberanian mematok harga tinggi ini dibarengi dengan jaminan mutu. Mereka hanya memilih bahan-bahan spesial untuk membuat burger. Mulai roti hingga daging, semua menggunakan bahan makanan berkualitas.

Andika mengungkapkan, keistimewaan Burgerlah terdapat pada saos yang khas. “Juga tidak ada sayur di dalam setiap Burgerlah Alasannya sederhana, kami tidak suka sayur di dalam burger,” kata Andika. Tanpa sayur, penggemar burger menikmati daging melimpah tanpa repot memilah sayur.

BACA JUGA...  Penguatan Lembaga Sosial penting untuk Entaskan Permasalahan Sosial

Bahkan dalam menu reguler, ukuran daging yang dipadankan dengan roti dan saos khas Burgerlah tergolong melimpah. Tiga sekawan itu memang tidak memiliki pengalaman menjual makanan. Seluruh pengetahuan tentang itu didapat dari konsultasi dengan sejumlah ahli kuliner dan menonton Youtube.

Setiap keputusan bisnis juga diambil bersama-sama. Meski tidak mudah, tiga sekawan ini tetap mengutamakan komunikasi yang baik dan terbuka untuk menjalankan usaha itu. “Bagian terberat dalam berbisnis itu adalah konsistensi. Baik dari jam operasional ataupun dari kualitas bahan dan rasa. Kami akan tetap mempertahankan layanan dan rasa di Burgerlah Jadi, untuk mereka yang benar-benar ingin menikmati burger nikmat, cuma ada satu di Banda Aceh; Burgerlah,” kata Andika.

Mnurutnya, pembiayaan KUR Syariah yang diberikan Bank Aceh memberikan dampak yang sangat positif bagi usaha Burgerlah.

Bagi anda yang ingin menikmati burger dengan rasa mewah, gerai Burgerlah buka sejak pukul 14.00-23.00 WIB beralamat di Jln Teuku Daud Beureueh No.67 Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.(R).

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB