UIN Ar-Raniry Gelar PBAK, Ketua Panitia Biologi: Patuhi Aturan atau Pulang!

Minggu, 25 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh akan menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada 25-28 Agustus 2019.

Penyambutan mahasiswa baru yang diadakan selama 3 (tiga) hari tersebut, merupakan agenda yang tersusun atas pengenalan budaya akademik, pengenalan tentang kemahasiswaan dan juga pengenalan tentang kehidupan kampus yang sebentar lagi akan dihadapi oleh calon mahasiswa UIN Ar-Raniry.

Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Biologi Sains (HIMABIOS) Sulthan Alfaraby yang sekaligus juga Ketua Panitia PBAK Biologi UIN Ar-Raniry mengatakan, dirinya sangat prihatin jika nanti ada mahasiswa baru yang melanggar dan tidak sopan kepada senior.

BACA JUGA...  Bank Aceh Raih Penghargaan UIN Ar Raniry Awards

Menurut Sulthan, tahun lalu ada beberapa oknum mahasiswa baru yang bertindak kurang sopan terhadap senior dikarenakan tidak suka dengan aturan yang ditetapkan. Jika tidak lulus PBAK maka tidak bisa mengikuti sidang, karena ini merupakan syaratnya adalah harus mengikuti kegiatan PBAK.

“Tahun 2018 lalu, ada beberapa mahasiswa yang diberi sanksi oleh panitia, dikarenakan tidak sopan dan berkata-kata kasar. Saya dulu juga mahasiswa baru, tapi saya selalu patuhi aturan meskipun ada hal-hal yang membuat kita dongkol, itu hal biasa. Karena bagaimanapun, jika kita tidak lulus PBAK, tentunya kita tidak akan bisa ikut sidang, dikarenakan syarat sidang haruslah mempunyai sertifikat PBAK,” ujarnya kepada media ini, Minggu 25 Agustus 2019.

BACA JUGA...  Komisi VI DPRA, Terus Lakukan Evaluasi dan Pengawasan Pendidikan Cabdin se Aceh

Selain itu, Sulthan juga menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan tindak kekerasan atau hal-hal yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) selama PBAK. Menurutnya, PBAK bukanlah tempat ajang ospek dengan kekerasan, tapi lebih kepada penguatan mental, intelektual dan pemahaman tentang kehidupan kampus.

“Kami selaku panitia tidak ada yang namanya sistem kekerasan atau melanggar HAM. Dalam PBAK ini, kami berharap para mahasiswa baru bisa lebih kuat mentalnya, berintelektual dan juga paham dengan kehidupan di kampus. Oleh karena itu, wajib bagi mahasiswa baru untuk berpatisipasi penuh dalam PBAK, patuhi aturan atau silahkan pulang!,” tegas Sulhtan Alfaraby. (Ahmad Fadil/R)

BACA JUGA...  Mahasiswa KKN Unsyiah dan Polsek Sukakarya Sabang, Siap Sambut HUT Bhayangkara ke 73

Berita Terkait

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:40 WIB

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB