TAPAKTUAN (MA) – Tumpahan minyak sawit (CPO) terjadi di mana-mana di kawasan Aceh Selatan, baik di lokasi pemukiman penduduk maupun di badan jalan pegunungan.
Akibatnya, petugas BPBD dan Polres Aceh Selatan, kerepotan dibuatnya. Pasalnya, tumpahan minyak itu akan membahayakan pengguna jalan bila tidak segera diatasi.
“Kami siap, tetapi masalahnya sudah menjadi kelaziman awak angkutan tidak mengindahkan keselamatan pengguna jalan,” kata seorang petugas BPBD Aceh Selatan, Kamis, (2/5).
Personil BPBD Aceh Selatan yang dikoordinir Kabid Damkar dan Penyelamatan Aris Monkuba, berjibaku membersihkan tumpahan minyak di kawasan Sawang.
Sekitar pukul 10:00 WIB, mereka menangani tumpahan minyak telon sebut di Gampong Ujung Kareung, Kecamatan Sawang, sehingga lalu lintas di Jalan Raya Tapaktuan-Banda Aceh itu tetap lancar.
“Kami bergeser cepat, setelah ada laporan dari warga dan langsung ke lokasi dengan menugaskan personil Damkar PB Pos 07 Sawang,” kata salah seorang personil.
Di tempat lain, Satlantas Polres Aceh Selatan juga berjibaku membersihkan badan jalan yang licin akibat digenangi tumpahan minyak sawit.
“Sudah berkali-kali terjadi tumpahan, tapi kami tetap membersihkan,” kata petugas.
Polres Aceh Selatan mengimbau, agar masyarakat pengguna jalan waspada dan hati-hati ketika melintas dan pengusaha dan jasa angkutan serta sopir harus mengindahkan peraturan lalu lintas,” demikian Satlantas Polres Aceh Selatan.(Maslow Kluet).




