Transfer BI Fast Bermasalah, Nasabah Aceh Dibuat Panik

Keluhan serupa juga terdengar di kantor Bank Aceh Syariah KCU Lampriet. Seorang staf bank yang ditemui media ini menyebutkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menerima cukup banyak laporan dari nasabah terkait gangguan transaksi melalui BI Fast.

“Belakangan ini memang ada beberapa nasabah yang datang melapor karena transfer via BI Fast mengalami kendala,” ujar staf tersebut.

BACA JUGA...  Aksi Protes Tabung Elpiji Bukan di Tanjung Selamat  

Di lokasi yang sama, seorang nasabah lain yang mengaku mengalami masalah serupa mengatakan kondisi tersebut cukup membuat panik, terutama jika saldo di rekening merupakan satu-satunya dana yang dimiliki.

“Kasihan kalau saldo kita cuma itu saja, apalagi kalau uang itu untuk kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Ia berharap sistem layanan transfer antarbank dapat lebih stabil sehingga nasabah tidak khawatir saat melakukan transaksi.

BACA JUGA...  Ratusan Masyarakat Lhoknga Melaksanakan Shalat Istisqa Minta Hujan

Sejumlah nasabah juga mulai mempertimbangkan kembali menggunakan metode transfer lain yang dinilai lebih aman, meskipun biaya administrasinya lebih tinggi, yakni sekitar Rp6.500 untuk transfer antarbank melalui jaringan konvensional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Bank Aceh Syariah terkait keluhan gangguan transaksi BI Fast yang dialami sejumlah nasabah tersebut. Para nasabah berharap pihak bank segera memberikan klarifikasi dan memastikan keamanan dana mereka agar kepercayaan terhadap layanan perbankan tetap terjaga. (MTU)