Toke Dun Desak Pemerintah Segera Bangun Batu Pemecah Ombak di Pesisir Seunuddon

Jumat, 25 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Zulkifli, SE, yang akrab disapa Toke Dun.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Zulkifli, SE, yang akrab disapa Toke Dun.

ACEH UTARA | MA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Zulkifli, SE, yang akrab disapa Toke Dun, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret menyelamatkan kawasan pesisir Gampong Lhok Pu’uek, Kecamatan Seunuddon, yang saat ini dilanda gelombang pasang purnama (rob) secara terus-menerus.

Menurutnya, fenomena rob yang kembali terjadi telah merusak garis pantai dan mulai memasuki kawasan permukiman warga. Tidak hanya itu, akses jalan yang selama ini menjadi penghubung masyarakat juga mengalami kerusakan akibat hantaman air laut.

BACA JUGA...  Kritik Denny Charter, Angka Kepuasan Terhadap Pemerintah 72 Persen Dinilai Tidak Realistis!

“Pemerintah harus segera merelokasikan anggaran untuk penanganan darurat. Jangan menunggu sampai kondisi makin parah. Kalau ini tidak segera ditanggulangi, ditakutkan Gampong Lhok Pu’uek bisa hilang dari peta Aceh Utara,” ujar Toke Dun, politisi dari Partai Golkar tersebut, Jum’at (25/7/2025).

Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun, namun hingga kini belum ada pembangunan infrastruktur penahan ombak yang memadai. Padahal, masyarakat pesisir sangat berharap adanya batu pemecah ombak (breakwater) untuk mengurangi dampak kerusakan akibat abrasi dan gelombang tinggi.

BACA JUGA...  Kritik SAPA Terhadap Kebijakan Pejabat Aceh

“Sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah turun tangan langsung. Tidak cukup hanya menunggu laporan atau proposal dari bawah, harus ada langkah jemput bola dan kepedulian nyata dari semua pihak,” tegasnya.

Berita Terkait

Dana Bencana Rp51,6 Miliar di Aceh Selatan Diduga Langgar Aturan 
Wabup Asel Jabat Ketua PMI
Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA
Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:41 WIB

Dana Bencana Rp51,6 Miliar di Aceh Selatan Diduga Langgar Aturan 

Jumat, 25 September 2026 - 07:37 WIB

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WIB

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB