ACEH UTARA | MA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Zulkifli, SE, yang akrab disapa Toke Dun, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret menyelamatkan kawasan pesisir Gampong Lhok Pu’uek, Kecamatan Seunuddon, yang saat ini dilanda gelombang pasang purnama (rob) secara terus-menerus.
Menurutnya, fenomena rob yang kembali terjadi telah merusak garis pantai dan mulai memasuki kawasan permukiman warga. Tidak hanya itu, akses jalan yang selama ini menjadi penghubung masyarakat juga mengalami kerusakan akibat hantaman air laut.
“Pemerintah harus segera merelokasikan anggaran untuk penanganan darurat. Jangan menunggu sampai kondisi makin parah. Kalau ini tidak segera ditanggulangi, ditakutkan Gampong Lhok Pu’uek bisa hilang dari peta Aceh Utara,” ujar Toke Dun, politisi dari Partai Golkar tersebut, Jum’at (25/7/2025).
Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun, namun hingga kini belum ada pembangunan infrastruktur penahan ombak yang memadai. Padahal, masyarakat pesisir sangat berharap adanya batu pemecah ombak (breakwater) untuk mengurangi dampak kerusakan akibat abrasi dan gelombang tinggi.
“Sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah turun tangan langsung. Tidak cukup hanya menunggu laporan atau proposal dari bawah, harus ada langkah jemput bola dan kepedulian nyata dari semua pihak,” tegasnya.




