
“Kami DPR Aceh sudah melakukan beberapa langkah advokasi memanggil balai mempertanyakan dan bagaimana mencari sebuah solusi terhadap penyelesaian hal tersebut, tentunya melalui pimpinan DPR Aceh,” kata Tgk Adek.
Saat disinggung terkait penyampaian kondisi abrasi pantai Seunuddon oleh dirinya diruang sidang Paripurna DPR Aceh beberapa waktu lalu dihadapan Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh. Tgk Adek mengatakan dalam ruang sidang paripurna beberapa waktu yang lalu dimana disitu tidak ada hak jawab,” kalau kita lihat secara psikologis wajah beliau (Pj Gubernur Aceh) sangat perhatian terkait kondisi dampak abrasi tersebut. Tapi dalam konteks tindak lanjut secara nyata kita belum melihat, tapi kalaupun ada perintah dan instruksi kepada SKPA terkait kita belum tau,”ujarnya.

“Intinya kita melihat beliau sangat serius memperjuangkan dan kita berharap beliau turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya,”harap Tgk Adek.
Tinjauan ini bentuk partisipasi Partai Aceh melalui pimpinan DPR Aceh sebagai kader partai Aceh untuk turun ke lapangan melihat secara langsung dan berbagi perasaan masyarakat. “Bantuan yang diberikan oleh Partai Aceh ini semoga bermanfaat dan bisa diperuntukkan sebaik-baiknya,” harapnya.
“Kita melihat kondisi secara riil dampak abrasi tersebut, kondisi ini nanti akan kami laporkan kepada pimpinan dan ini juga merupakan bagian dari pada kerja-kerja Partai Aceh melalui kami sebagai parlemen kami berkolaborasi dengan pengurus Partai dengan pimpinan di daerah pase ini,”sebutnya.
Lanjutnya, bagaimana melihat sebuah kondisi keharusan yang dialami oleh masyarakat yang menimpa musibah seperti yang dirasakan oleh masyarakat Lhok Pu’uk, salah satunya turun langsung ketempat musibah tersebut.
Pihaknya Partai Aceh selaku tampung pimpinan di DPR Aceh tentunya berharap kepada pemerintah mengambil langkah-langkah positif secepat mungkin bila perlu harus bersinergi untuk menyelesaikan persoalan tersebut yang dirasakan oleh masyarakat.
“Laut itu merupakan kewenangan daripada nasional dibawa kementerian dalam artiannya kita juga sudah melakukan dan memanggil balai, itukan merupakan sebuah langkah positif dan harapan kita ke depan pemerintah harus cepat hadir terkait jeritan rakyat, karena ini menyangkut dengan hajat hidup orang, dan semakin ada pembiaran itu kan semakin merugikan, kalau sampai badan jalan itu terkena abrasi maka kita akan rugi,” pungkasnya.
Mawardi,SE (Tgk Adek) turut didampingi oleh Panglima Wilayah Tgk. Abu Bakar (Abu Len), Panglima Muda D-IV Wilayah Pasee M. Jhony, Anggota DPRK Aceh Utara fraksi Partai Aceh, Tgk. Fikar, Toke Bedak, Geuchik Lhok Pu’uk, dan simpatisan Partai Aceh.
Turut hadir juga dalam tinjauan tersebut anggota Koramil 09/SDN, Anggota Polsek Seunuddon, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.(Sayed Panton)
Halaman : 1 2














