Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar Kembali Dikukuhkan Sebagai Wali Nanggroe Aceh, Ini Pesan Usman Lamreung 

Sabtu, 16 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar saat menjalani prosesi adat peusijuk dari Ketua MPU Aceh Faisal Ali usai dikukuhkan di Banda Aceh, Jum'at, (15/12)(sumber foto : ANTARA).

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar saat menjalani prosesi adat peusijuk dari Ketua MPU Aceh Faisal Ali usai dikukuhkan di Banda Aceh, Jum'at, (15/12)(sumber foto : ANTARA).

BANDA ACEH (MA) – Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, kembali dikukuhkan sebagai Wali Nanggroe Aceh, masa jabatan 2023-2028.

Pengukuhan itu berlangsung dalam sidang paripurna istimewa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh, Jum’at (15/12/2023) pagi.

Dalam pengukuhan dihadiri oleh Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Ketua Juru Rundding Republik Indonesia, Prof. Hamid Awaluddin, juga dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki beserta pimpinan dan anggota DPRA.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Selatan Gelar Konsultasi Publik RPJP Tahun 2025-2045

Selamat Paduka Yang Mulia, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, kembali dilantik sebagai Wali Nanggroe Aceh yang ketiga, semoga pada periode ketiga ini, Lembaga Wali Nanggroe benar-benar menjadi lembaga penguat peradaban, pemersatu, dan perdamaian Aceh, harap Usman Lamreung, Sabtu, (16/12).

Ia menjelaskan, Lembaga Wali Nanggroe Aceh sebagai pengingat sejarah masa lalu tentu akan berbeda dengan Lembaga Wali Nanggroe masa kini, karena tujuan dari lahirnya kembali Lembaga Wali Nangroe adalah sebagai pengingat masa lalu, dan sebagai simbul pemersatu masyarakat Aceh yang begitu beragam.

BACA JUGA...  24 Wartawan Muda Anggota PWI Aceh Ikut Uji Kompetensi

Lembaga Wali Nanggroe sebagai lembaga kultural yang diformalkan, dan sudah dimandatkan sebagai penguatan peradaban Aceh dan adat, maka sudah seharusnya Lembaga Wali Nanggroe memperkuat nilai-nilai sejarah Islam, budaya, dan adat, sebagai benteng identitas Ke-Acehan. Dalam konteks masa kini, Aceh sepertinya sudah terdegrarasi budaya, adat, dan identitas, hal ini bisa dibuktikan berbagai budaya dan adat Aceh sudah tidak lagi melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh seperti sudah mulai hilangnya bahasa Aceh, Gayo, dan beberapa Bahasa suku bangsa lainnya yang ada di Aceh.

BACA JUGA...  Di Balik Sunyi, Ada Harapan: Kisah Naila dan Perjuangan H. Musannif untuk Kaum Disabilitas di Aceh

Berita Terkait

FPRMI Aceh Bedah Potensi Jerat Pidana Produk Jurnalistik
Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 
FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029
SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi
Maulid di Alue Gadeng Meriah, Pemuda Perantauan Turut Berkontribusi
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru
Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Senin, 28 September 2026 - 22:19 WIB

FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029

Minggu, 27 September 2026 - 19:34 WIB

SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi

Kamis, 24 September 2026 - 21:24 WIB

Maulid di Alue Gadeng Meriah, Pemuda Perantauan Turut Berkontribusi

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Berita Terbaru

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB

Kondisi badan jalan yang sangat parah di atas lereng gunung di lintasan dua kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Timur.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Okt 2026 - 17:50 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) saat membaca amanat dihadapan para Forkompinda Aceh Utara terkait keberhasilan putra-putri Aceh Utara di tingkat daerah dan nasional dengan nada yang terharu dan terpancar dengan mata berkaca-kaca., Senin (5/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB