Tersandung Kredit Ubi Kayu, LembAHtari Lapor ke Kejaksaan

Sabtu, 11 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Itu, kawasan HP masuk Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kenapa tidak dilakukan survey terlebih dahulu sebelum dilakukan penanaman?. Lalu apakah ada ijin dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Langsa?, pengawasannya bagaimana?. Saya kira persoalan ini harus segera diselesaikan oleh pihak-pihak pengambil tindakkan,” tegas Sayed Zainal Pemerhati Kebijakan Pemerintah dan Sosial.

BACA JUGA...  Mahasiswa Unsyiah KKN BR066, Gelar Pelatihan Inovasi Ekonomi Kreatif di Meunasah Dayah

Dia minta, manajemen BAS harus bertanggung jawab penuh terhadap keberadaan HP di Kawasan Ekosistim Leuser tersebut. Itu, bentuk kelalaian dalam melakukan survey, pengawasan dan sangat tidak tepat guna, sebab wilayah tersebut adalah areal tangkapan air.

Dia minta, KPH Wilayah III Langsa untuk melakukan pemeriksaan terhadap surat ijin pemakaian areal dan dokumen lain yang berkaitan dengan program Penanaman Ubi Kayu melalui kucuran kredit dari BAS.

BACA JUGA...  BEM FH UNIMAL Minta Hakim Harus Benar-benar Menjadi Wakil Tuhan Dalam Kasus Mursidah

Menurut Sayed, seyogianya pihak BAS harus membentuk tim untuk mengawasi anggota Koptan sampai tanaman Ubi Kayu dapat dipanen. Mengapa?, sebab itu bagian dari tidakkan yang berkelanjutan. Apalagi uang yang di kelola BAS adalah uang rakyat Aceh.

“Kalau begini kinerja BAS bagaimana bisa maju dan berkembang, level menanam Ubi Kayu saja gagal,” kata Sayed yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) pada mediaaceh.co.id. Sabtu, 11 Februari 2023 di Kualasimpang.

BACA JUGA...  BAI, PT RAPALA dan Upaya Hukum

Berita Terkait

Faisal Dukung Mualem, Persoalan Kekhususan Aceh Harus Tuntas
Indonesia Bidik Kemitraan Strategis Migas di ADIPEC 2026
Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 
Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi
Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka
Faisal Rizal Hasan Minta Mualem-Dek Fadh Evaluasi Penempatan Taqwallah
Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 02:21 WIB

Faisal Dukung Mualem, Persoalan Kekhususan Aceh Harus Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 21:43 WIB

Indonesia Bidik Kemitraan Strategis Migas di ADIPEC 2026

Rabu, 4 November 2026 - 14:28 WIB

Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 

Minggu, 1 November 2026 - 17:38 WIB

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 November 2026 - 12:29 WIB

Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB