BAI, PT RAPALA dan Upaya Hukum

Jumat, 28 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUALASIMPANG (MA) – ‘Sengkarut’ kasus PT RAPALA semakin melebar, untuk mencari titik terang dan fakta dari simpul kusut akar masalahnya.

Paradok dan jalur hukum yang salah (Rule) mencampakkan masyarakat yang berdiam ditanah endatunya. Polemik terus menggamit menggeret sejumlah aktifis sosial dan lingkungan berkumandang.

Mereka menyuarakan hak hak masyarakat yang dikebiri oleh pemangku kebijakan untuk kepentingan perorangan dan kelompok. Lalu mantan Kakanwil BPN Aceh, Mursil bergeming seribu bahasa tak menjawab beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan jabatannya kala itu.

BACA JUGA...  MATAMUDA Jadi Langkah Awal Pembentukan Karakter Siswa Baru MAN 1 Acut Plus Keterampilan

Baca Juga : Sembilan Saksi Telah Diperiksa Penyidik Polda Aceh Terkait Dugaan Penganiayaan di Pendopo Aceh Barat

Berbagai demo dilakukan oleh masyarakat yang ada di kampung (desa) Tengku Tinggi, Paya Rehat, Tanjung Lipat Satu dan Tanjung Lipat Dua, melibatkan ketua DPRK saat itu, T Rusman berorasi dikerumunan ratusan masa, tetapi tak membuahkan hasil.

BACA JUGA...  Dewan Guru MAN 1 Aceh Utara Plus Ketrampilan Lakukan Studi Banding dengan Dua Sekolah di Aceh Tengah

Kali ini, Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang melakukan peninjauan ke Kampung Perkebunan Sungaiyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang, mereka mengadvokasi sengketa lahan PT. Rapala pada Jum’at, 28 Februari 2020.

BAI dan timnya masuk ke kampung yang bersengketa untuk mengumpulkan data data dan fakta lapangan, mereka mencoba membuka benang kusut yang selama ini tak terurai, sebab sarat politik dan kepentingan.

BACA JUGA...  Kapolresta Banda Aceh Lakukan Pengecekan Kondisi Kendaraan Dinas Polri

Berita Terkait

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda
Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Kemenag Aceh Utara Berangkatkan 86 Peserta Apresiasi Madrasah 2026
Penetapan Lokasi SR Aceh Selatan Masih Plin-Plan, Siswa Belajar di SKB

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Berita Terbaru

NANGGROE

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:44 WIB

RAGAM BERITA

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:38 WIB