Terkait Tanggul Rusak, Pemkab Aceh Selatan Respon Keluhan Masyarakat 

Keterangan Gambar: Sebuah alat berat berupa excavator milik BPBD Aceh Selatan memburu kerja darurat untuk menangani tanggul yang rusak akibat banjir, Rabu, (19/6).(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan langsung merespon keluhan warga petani Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten  Aceh Selatan atas kerusakan tanggul yang diterjang banjir, baru-baru ini.

Gerak cepat Pemkab Aceh Selatan itu, dilakukan melalui upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menurunkan alat berat berupa  ekskavator untuk melakukan  penyusunan kembali batu gajah yang ambruk akibat di terjang arus sungai, Rabu,  (19/6).

BACA JUGA...  Sembilan Belas Calon Anggota Panwaslih Pilkada 2024 Ikut Tes Wawancara

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan H.Zainal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ruspiadi, mengatakan, untuk memastikan agar air tetap mengalir ke lahan persawahan, pihaknya  melakukan penanganan  darurat dengan penyusunan kembali batu gajah yang sudah berserakan akibat diterjang arus sungai.

“Akibat ambruk batu gajah tersebut berdampak tidak memenuhi tangkapan air di intek irigasi,” kata Rupiadi.

BACA JUGA...  Tiga Belas Rumah Dan Satu Bilik Santri Diterjang Angin Kencang Di Aceh Utara

Menurutnya, karena minim air, sulit bagi petani di kawasan Kecamatan Labuhan Haji Barat untuk bercocok tanam.

“Maka kita dilakukan penanganan yang  sifatnya sementara untuk mempercepat pengolahan garapan tanah sawah seluas lebih kurang  300 Hektar,” katanya.

Dengan penanganan darurat atau sementara ini bisa teratasi suplai air, karena musim garapan lahan sawah sudah mulai dilakukan petani setempat