Tenaga Kependidikan Aceh Raih Juara Satu di Tingkat Nasional

Selasa, 8 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA)- Tenaga kependidikan asal Aceh, Arizuwanda, S.E dari SMK Negeri 1 Kota Banda Aceh, berhasil meraih juara satu sebagai tenaga laboran berprestasi pada ajang penilaian tenaga kependidikan berprestasi tingkat Nasional tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI sejak 1 hingga 5 Oktober 2019 bertempat di Hotel Millenium Sirih, Jakarta.

Ajang bergengsi tersebut, resmi ditutup oleh Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan, DR Santi Ambarukmi M.Ed, Jum’at 4 Oktober 2019 malam di Hotel Millenium Sirih, Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Aceh Dra Nurhayati, MM saat menyambut kepulangan tenaga kependidikan Aceh, Senin 7 Oktober 2019 di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar menyampaikan, torehan prestasi yang dicapai oleh GTK Aceh selama dua minggu terakhir ini, merupakan hal yang layak untuk diapresiasi dan menjadi pendongkrak mutu Pendidikan Aceh kedepannya.

BACA JUGA...  Pak Bhen Jadi Pembina Upacara Di SMA Kuta Cot Glie

“Seperti biasanya, kita akan mengundang secara khusus bagi mereka yang telah berprestasi dan mendapatkan juara di tingkat Nasional. Pada malam resepsi Hari Pendidikan Daerah kita akan memberikan penghargaan khusus. Sedangkan untuk tingkat Provinsi kita akan memberikan hadiah umrah bagi GTK yang berhasil membawa pulang juara satu, dua dan tiga,” sebutnya.

Meski demikian, Nurhayati menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi catatan penting bagi GTK Aceh pada saat berlomba di tingkat nasional. Selain penyajian portofolio dan performa presentasi. GTK juga diminta untuk terus melakukan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi sekolah dan dunia Pendidikan secara umum.

“Kemudian, untuk makalahnya tidak boleh ada kesamaan yang lebih dari 30 persen didalam karya yang ditampilkan. Setiap mereka akan diuji terkait karya yang dihasilkan itu, jika ditemukan lebih dari 30 persen mengambil referensi dari karya orang lain. Maka itu akan dianggap sebagai plagiat,” tuturnya.

BACA JUGA...  Memasuki Tahun Ajaran Baru Kadisdikbud Bener Meriah Kumpulkan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Oleh sebab itu, Dia berharap kepada para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aceh untuk benar-benar menciptakan karya sendiri (orisinil) agar mampu bersaing dengan GTK lainnya se Indonesia. Pihaknya juga menargetkan prestasi yang diraih ini dapat ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Kita harus menciptakan karya sendiri, dengan gaya bahasa sendiri sehingga tingkat similaritasnya semakin rendah. Semakin rendah similaritasnya semakin baik. Kita mintakan kepada guru dan tenaga kependidikan Aceh untuk dapat memotivasi rekannya yang lain dalam mengikuti perlombaan-perlombaan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Aceh,” pintanya.

Dinas Pendidikan Aceh telah melakukan berbagai upaya diantaranya yaitu, membekali para GTK Aceh sebelum berlomba di tingkat Nasional dengan menghadirkan narasumber dari lokal dan pusat. Semua itu dilakukan, agar prestasi GTK dapat meningkat setiap tahunnya.

Sebelumnya Arizuwanda, S.E dari SMK Negeri 1 Kota Banda Aceh mengaku bersyukur atas torehan prestasi ini. Dia tidak menyangka akan memperoleh juara pada ajang penilaian tenaga kependidikan berprestasi Nasional tahun 2019.

BACA JUGA...  STAI Tapaktuan Yudisium 90 Mahasiswa 

“Kami melihat GTK dari pulau Jawa, seperti Jawa Tengah masih sangat mendominasi pada ajang tingkat Nasional. Tapi kita tidak boleh menyerah untuk terus belajar sehingga kita mampu membawa pulang juara di tingkat Nasional ini,” katanya.

Dia juga menuturkan, ada tiga tahapan yang dilaluinya pada saat berlomba di tingkat nasional yaitu, similarity (hak cipta), desain poster pada slide power point dan best practise (pengalaman mengajar).

“Saya mendapat pujian dari juri pada tahapan penyajian slideshow dan best practise. Itulah yang merupakan kunci kemenangan saya pada saat penjurian dilakukan sehingga saya dapat unggul dari pesaing berat kita yaitu Jawa tengah,” pungkasnya.

Pada penyambutan tenaga kependidikan berprestasi tingkat Nasional tahun 2019 tersebut, turut dihadiri oleh Sekretaris Disdik Aceh, Teuku Nara Setia, SE, M.Si, Ak, Kepala Bidang SMK, Teuku Miftahuddin, M.Pd, Kepala SMKN 1 Banda Aceh, Salma, S.Pd beserta dewan guru. (R)

Berita Terkait

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial
Erlizar Rusli Kupas Hukum
SMK Negeri 1 Lhoksukon dan Restu Motor Hadirkan Layanan Service Hemat bagi Warga
Ruang Belajar Kembali Berdiri, TK Raudhatul Jannah Bangkit dari Bencana

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB