Juru Bicara FPKR, H. Beni Ahmad, ST, menjelaskan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Mubes, pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi yang lebih intens dengan pemerintah daerah demi memperkuat eksistensi dan peran organisasi dalam pembangunan.
Sementara itu, Ketua Umum FPKR Dhamer Syam menegaskan bahwa sebagai organisasi masyarakat, FPKR memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kesepahaman persepsi dan pandangan tidak hanya diukur dari kemitraan antar lembaga, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun daerah, berjalan seiring, dan mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju dan produktif,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen mampu membangun kolaborasi dan sinergi secara berkelanjutan.
Menanggapi audiensi tersebut, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS menyampaikan apresiasi atas kunjungan pengurus FPKR periode 2026–2029. Ia berharap pertemuan tersebut semakin mempererat komunikasi dan kerja sama antara organisasi masyarakat dengan pemerintah daerah.
Bupati juga mengapresiasi rekam jejak FPKR yang selama ini dinilai konsisten berkiprah di bidang sosial dan kemanusiaan. Ia berpesan agar organisasi tersebut terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.




