Tarmizi Age: Peran Mualem-Dek Fad Cukup Penting dalam Reformasi Pemerintahan

Jumat, 16 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah.

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah.

ACEH | MA Tarmizi Age, mantan aktivis Aceh di Denmark sekaligus penggagas gerakan “Aceh Goet (Aceh Akan Goet Meunyoe Tapeugoet)”, menyoroti peran krusial Mualem dan Dek Fad dalam memperbaiki sistem pemerintahan serta pemasyarakatan di Aceh. Hal ini disampaikannya pada Jum’at (16/5/2025).

Ia mengungkapkan bahwa saat dirinya masih berada di Denmark, diawal proses Implementasi MoU Helsinki di Aceh, turut mendorong penerapan sistem pemerintahan Aceh yang bersih dan transparan, sebagai fondasi kekuasaan yang berintegritas di Tanah Rencong.

BACA JUGA...  Alumni Dayah Deklarasi Dukung Mualem - Dek Fad di Pilkada Aceh 2024

“Pada masa lalu, sebelum adanya MoU Helsinki dan UUPA, Aceh belum memiliki kekuatan dan kesatuan yang utuh. Namun ketika Mualem-Dek Fad mencanangkan visi Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan, harapan masyarakat untuk perubahan nyata mulai tumbuh di seluruh pelosok Gampong,” ungkapnya.

Salah satu langkah konkret yang kiranya harus diambil Mualem-Dek Fad, menurut Tarmizi, adalah memindahkan kepala dinas daerah yang berkinerja baik ke tingkat Pemerintah Aceh. Tidak tertolak kemungkinan ada beberapa yang berkinerja cukup baik di pemerintah Aceh tentu bisa di perpanjang tugasnya. “Langkah ini patut menjadi salah satu agenda perintah untuk mempercepat terjadinya perubahan pola kerja sesuai visi dan misi Mualem-Dek Fad. Jika kondisi Aceh tidak kunjung membaik, maka bisa dikatakan kita belum bekerja secara maksimal,” ujarnya.

BACA JUGA...  Peringati HSP ke 90, ADO Galang Darah di Aceh Besar

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB