TAKENGON (MA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah, di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tengah, Subhandhy AP, mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Linge sebagai prioritas pembangunan pada tahun 2024.
Dalam pernyataannya pada Kamis (31/10/2024), Subhandhy menyebutkan bahwa selain pembangunan infrastruktur, terdapat sejumlah proyek pembangunan lain yang akan dikelola oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Aceh Tengah.
“Ini membuktikan bahwa kami tidak pernah mengabaikan Kecamatan Linge. Secara bertahap, kami akan terus membenahi infrastruktur di daerah tersebut,” ujar Subhandhy.
Meskipun Kecamatan Linge terletak cukup jauh dari ibu kota kabupaten, Subhandhy menegaskan bahwa kawasan ini tetap menjadi prioritas pembangunan hingga tahun 2025 mendatang.
Ia berharap pembangunan yang merata akan mendorong perkembangan wilayah tersebut serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Kecamatan Linge dikenal sebagai daerah dengan potensi peternakan dan berbagai potensi lainnya yang juga membutuhkan perhatian,” tambahnya.
Berdasarkan data yang ada, kegiatan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Linge pada tahun 2024 mencakup proyek yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Beberapa di antaranya adalah peningkatan jalan Simpang Umang-Umang-Isak sepanjang 1,3 kilometer dengan total anggaran sebesar Rp 4 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.




