Status Gunung Burni Telong Aceh Kembali Naik Level Waspada Pasca Gempa

Kondisi gunung berapi Burni Telong, Bener Meriah usai gempa. Foto : Salhadi - mediaaceh.co.id.

REDELONG | MA Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat telah terjadinya gempa tektonik dengan magnitude 4.3 skala richter yang berpusat 15 Km Timur laut Kabupaten Bener Meriah atau berada sekitar 16 kilometer dari kawah Gunung Burni Telong.

Gempa tektonik yang terjadi pada, Selasa (25/11/2025) sekira pukul 00.30 WIB, lantas diikuti oleh peningkatan gempa vulkanik di Gunung Burni Telong.

BACA JUGA...  Dinas Pendidikan Aceh Harus Terbuka

Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, melalui Kadis Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi, S. STP, M. AP mengatakan, berdasarkan data laporan yang dirilis Badan Geologi dan Pos Pengamatan Gunung Burni Telong, ada peningkatan aktivitas kegempaan yang terekam sebanyak 18 kali Gempa vulkanik dalam.

“Gempa vulkanik dalam ini disertai pula rekaman gempa tektonik lokal 6 kali, serta 6 kali gempa tektonik Jauh,” ujar Ilham.

BACA JUGA...  Hanya Butuh Klarifikasi Kadis Pendidikan Aceh, Begitu Sulitkah

Menurutnya, walaupun adanya peningkatan kegempaan, tapi pengamatan visual menunjukkan aktivitas hembusan asap kawah masih belum teramati di Gunung Burni Telong.

Mesti demikian, status gunung api yang berada di ketinggian 2.617 meter di atas permukaan laut (dpl) itu kini resmi berubah meningkat dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) terhitung hari ini, Selasa (25/11).