Soal Pembangunan Kian Rumit, Ini Yang Dibahas Pada Musrenbang Kota Sabang Tahun 2022

Sabang (MA) – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Sabang tahun 2022, bertempat di Aula Bappeda Kota Sabang, Senin (29/3/2021).

Dalam Musrenbang tahun depan dibahas tentang permasalahan pembangunan yang kian rumit.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom dalam sambutannya mengatakan bahwa permasalahan pembangunan saat ini semakin rumit. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Sabang untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan kinerja pembangunan melalui pengembangan perekonomian daerah dan membangun sektor-sektor unggul serta mengoptimalkan sumberdaya lokal secara lebih optimal.

BACA JUGA...  Pelaksanaan Upacara HUT TNI AL Ke 72 Lanal Sabang Meriah

“Saya.pikir perlu pemikiran dan pemahaman yang positif dalam membangun konsep dan strategi pembangunan secara lebih terarah, terpadu, serta bersinergi antar sektor. Sementara saat ini Sabang terfokus pada dua sektor yaitu, sektor pariwisata, dan sektor perikanan,” kata Wali kota Sabang, Nazaruddin, S.I.Kom.

Untuk itu, Wali Kota mengharapkan agar Musrenbang ini dapat menjadi wadah dalam mensinergikan program-program dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Wali Kota juga mengajak serta Forkompinda Kota Sabang, agar bersama-sama semaksimal mungkin untuk membangun Sabang., harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan (DKPM PP) Sekretariat Wakil Presiden RI, Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP menjelaskan, saat ini banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh Pemko Sabang, meskipun infrastruktur yang menjadi pokok utama.

BACA JUGA...  Galang Wakaf, Bupati Mursil Bangun Masjid Kampung Sampaimah

“Pemulihan ekonomi dan reformasi struktural, juga tidak luput menjadi hal yang harus diperhatikan terutama dalam bidang industri, pariwisata, ketahanan pangan, UMKM, infrastruktur, transformasi digital, pembangunan, reformasi perlindungan sosial, reformasi pendidikan dan keterampilan, serta reformasi kesehatan,” jelasnya.

Sekretariat Wakil Presiden ini menambahkan, prioritas infrastruktur pemetaannya dapat dibagi kedalam 5 case model kriteria proyek/output prioritas yaitu aspek strategis, ekonomi, finansial, komersil, dan aspek manajemen. Ia berharap yang disampaikannya dapat menjadi bahan perencanaan pada Musrenbang tahun 2022 nantinya., pintanya.

BACA JUGA...  Dinas Koperasi dan UKM Aceh gelar Pameran dan Bazar UMKM di Aceh Besar

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Marwan mengatakan, pihaknya akan siap untuk terus membantu Pemko Sabang terutama dalam upaya bersama untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Untuk mewujudkan semua ini kita harus terus memperkuat komunikasi partisipatif dengan kebersamaan, kekompakan, keikhlasan dan saling pengertian. Semua harus dilibatkan baik masyarakat, pengusaha, pemerintah, perguruan tinggi dan tentunya media. Kita berupaya tetap harus bersinergi,” terangnya.

Dr Marwan juga mengucapkan selamat melaksanakan Musrenbang dengan harapan dapat menghasilkan program yang strategis untuk kesejahteraan masyarakat.(Jalaluddin Zky)