BANDA ACEH | MA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) membangun kolaborasi strategis dengan komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam upaya memperkuat kualitas informasi publik dan peran media di Aceh.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi SMSI Aceh bersama komisi I DPRA, beberapa hari lalu.
Ketua SMSI Aceh, Aldin NL, menyampaikan bahwa SMSI saat ini merupakan organisasi perusahaan pers terbesar di Indonesia dengan sekitar 3.000 perusahaan media yang tergabung secara nasional. Berdasarkan catatan Dewan Pers, SMSI menjadi organisasi dengan jumlah anggota terbanyak.
“Di Aceh sendiri, jumlah media yang tergabung di SMSI berkisar 47 hingga hampir 50 perusahaan pers. Dengan kekuatan ini, tentu ada potensi besar untuk menjalin kerja sama dan kolaborasi strategis dengan DPRA, khususnya komisi I,” kata Aldin.
Ia menilai, kolaborasi diperlukan seiring tantangan media saat ini, mulai dari persaingan dengan media sosial, penyebaran hoaks, hingga kebutuhan penguatan literasi informasi publik.
Audiensi tersebut disambut Ketua komisi I DPRA Tgk Muharuddin, didampingi Sekretaris Arief Fadillah, serta anggota komisi I antara lain Ihsanuddin Mz, Azhar Abdurrahman, Iskandar, dan Taufik. Hadir pula Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Setretariat DPRA, Zulyani Hidayah.



