Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus DPRK Aceh Tengah.

Pansus DPRK Aceh Tengah.

TAKENGON  | MA  — Penanganan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah masih menyisakan sejumlah persoalan serius.

Mulai dari perbedaan data kerusakan rumah, pemulihan ekonomi masyarakat, kerentanan infrastruktur, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana susulan.

Catatan itu disampaikan juru bicara Pansus, Saiful MS Amirullah, dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Penelitian Pansus Penanganan Bencana Hidrometeorologi di ruang sidang DPRK, Senin 12 Oktober 2026.

BACA JUGA...  Segini Hutang RSUD Datu Beru Takengon

Dalam laporannya, Pansus menegaskan bencana November 2025 tidak bisa dianggap selesai hanya karena masa tanggap darurat telah berakhir.

Dampaknya masih dirasakan masyarakat, mulai dari kerusakan rumah dan infrastruktur hingga terganggunya lahan pertanian serta sumber penghidupan.

Bahkan, bencana susulan pada September 2026 kembali memperlihatkan bahwa risiko banjir dan longsor di Aceh Tengah masih tinggi.

BACA JUGA...  AKBP Muhammad Taufiq: Dukung Kami Dalam Harkamtibmas

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Pansus adalah perbedaan angka kerusakan rumah dalam pendataan bencana.

Data awal Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah pada 28 November 2025 mencatat sebanyak 1.890 rumah mengalami kerusakan.

Dalam perkembangan berikutnya, jumlah rumah terdampak dilaporkan mencapai 4.221 unit, terdiri atas 2.169 rumah rusak berat, 500 rusak sedang, dan 1.552 rusak ringan.

BACA JUGA...  Ilham Pangestu: 40 Persen Kita Bangun Aceh Utara dengan Pokir 

Berita Terkait

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Berita Terbaru

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB