Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus DPRK Aceh Tengah.

Pansus DPRK Aceh Tengah.

Empat kecamatan terdampak adalah Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara.

Pansus menilai kejadian tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana November 2025 harus berjalan bersamaan dengan pengurangan risiko bencana berikutnya.

Dalam analisisnya, Pansus menegaskan hujan ekstrem memang menjadi pemicu, tetapi tingkat kerusakan juga dipengaruhi kondisi lereng, tutupan lahan, tata ruang, drainase, kapasitas sungai, kondisi infrastruktur, lokasi permukiman, dan kesiapsiagaan.

BACA JUGA...  Pj. Bupati Haili Yoga: Anak Yatim Tanggung Jawab Saya

Atas dasar itu, Pansus merekomendasikan audit kawasan hulu, daerah aliran sungai, sempadan sungai, lereng rawan, permukiman di zona bahaya, serta kawasan pertanian yang berada di daerah berisiko.

Pansus juga mendorong pemetaan risiko hingga tingkat kampung, pemasangan sistem peringatan dini, pembentukan relawan tangguh bencana, rehabilitasi kawasan resapan, dan pengendalian pembangunan di kawasan berisiko tinggi.

BACA JUGA...  Peringatan Israk Mi'raj untuk Memperbaiki Shalat

Dari berbagai temuan tersebut, Pansus mendorong perubahan mendasar dalam kebijakan penanggulangan bencana di Aceh Tengah.

“Pemerintah daerah diminta tidak hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga mengurangi risiko sebelum bencana datang,” katanya.

Pansus merekomendasikan penyusunan Rencana Ketangguhan Aceh Tengah 2030 yang mengintegrasikan tata ruang, lingkungan, infrastruktur, kebencanaan, pertanian, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan penganggaran daerah.

BACA JUGA...  Kok Bisa!!!, Migas Blok B Aceh Dikelola Bakrie Group

Berita Terkait

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB

Kegiatan DPC Partai Demokrat Aceh Tengah dalam rangka Setetes Darah Untuk Sejuta Harapan bekerja sama dengan RSU Datu Beru Takengon

POLITIK

Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:48 WIB

Serah terima pengurus PGRI PC TJA lama dengan baru yang disaksikan oleh Wakil Ketua I dan II PD PGRI Kabupaten Aceh Utara di aula K3S TJA, Rabu, (14/10).

PEMERINTAHAN

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:32 WIB

TNI bersama warga Ase sedang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:36 WIB

KESEHATAN

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:27 WIB