Siswa Tingkat SMA, SMK dan MAN di Bener Meriah Akan Jalankan Ini 

Rabu, 23 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT (tengah) bersama Kabid P2P Gazali, S.KM dan seluruh Tim Skrining dan Deteksi Dini melakukan photo bersama di halaman SMK Neg.1 Bener Me Meriah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT (tengah) bersama Kabid P2P Gazali, S.KM dan seluruh Tim Skrining dan Deteksi Dini melakukan photo bersama di halaman SMK Neg.1 Bener Me Meriah.

BENER MERIAH, (MA) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bener Meriah menargetkan sebanyak 1.200 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) ditambah para dewan guru dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah akan menjalani skrining dan deteksi dini kesehatan indera dari tanggal 23 hingga 25 November mendatang.

Kepala Dinkes Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT didampingi Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Gazali, S.KM ketika dikonfirmasi terkait kegiatan dimaksud menjelaskan, ini adalah salah satu upaya dari pemerintah daerah melalui Dinkes Bener Meriah, “kita bisa mengantisipasi, mencegah dan mengetahui secara dini adanya gangguan kesehatan indera seperti mata, pendengaran dan lainnya pada masyarakat khususnya para siswa”, katanya, Rabu, (23/11/2022).

Abdul Muis juga menyampaikan, tujuan penting dari skrining dan deteksi dini kesehatan indera ini adalah dalam rangka peningkatan pencegahan dan pengendalian factor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dan upaya deteksi dini gangguan indera pada minimal 45% dari jumlah penduduk Kabupaten Bener Meriah.

BACA JUGA...  Melalui TMMD Kodim 0207/Sml, TNI dan Rakyat Bersatu Membangun Desa

“Deteksi Dini Gangguan Indera pada Siswa/I, Santriwan/Santriwati yang ada di Sekolah/Pesantren di Kabupaten Bener Meriah, karena gangguan kesehatan indera dan gangguan kesehatan lainnya ini tentu akan mempengaruhi terhadap kualitas hidup dan juga produktifitas masyarakat khususnya masyarakat Bener Meriah,” ungkap Abdul Muis, SE, MT.

Lanjutnya,” dengan skrining dan deteksi dini kesehatan indera ini agar kita mendapatkan data dengan cepat, dan sekiranya ada gejala kita juga dapat mencegahnya sedini mungkin, ini salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam melayani kesehatan masyarakatnya,” tegas Abdul Muis, SE, MT.

BACA JUGA...  Dinkes Bener Meriah Raih Sertifikat Penghargaan dari Kemenkes RI 

Sementara Kabid P2P Dinkes Bener Meriah Gazali, S.KM juga menambahkan, untuk tahun 2022 ini, skrining dan deteksi dini kesehatan indera terhadap para pelajar ini dengan target sasaran sebanyak 1.200 siswa SLTA sederajat ditambah dengan dewan guru dari masing-masing sekolah yaitu, SMK Negeri 1 Bener Meriah 400 siswa, MAN 1 Bener Meriah 400 siswa dan SMA Negeri 1 Bandar 400 siswa, dan program ini akan dilanjutkan pada tahun 2023 mendatang.

“Untuk hari ini Rabu, (23/11) kita mulai dari SMK Negeri 1 Bener Meriah, besok Kamis (24/22) MAN 1, dan lusanya Jum’at (25/11) SMA Negeri 1 Bandar, semoga apa yang kita targetkan semoga bisa tercapai, Insya Allah,” harap Gazali.

Dijelaskan Gazali, skrining dan deteksi dini yang dilakukan ini meliputi Pengukuran Tinggi Badan, Berat Badan, Lingkar Perut, Tekanan Darah, Pemeriksaan Kesehatan Indera Penglihatan dan Pendengaran pada siswa/i serta Deteksi dini factor risiko penyakit tidak menular pada dewan guru berupa pemeriksaan Gula darah, kolesterol dan asam urat.

BACA JUGA...  Personel Polres Lhokseumawe Layani Antar Jemput Siswa Ikut Vaksin

Petugas pelaksana adalah tim dari Dinkes Bener Meriah, Puskemas Simpang Tiga, dan Puskesmas Bandar dan didampingi oleh Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Gangguan Indera Fungsional dari Dinkes Aceh, sebutnya.

“Perlu juga kami sampaikan, pencatatan dan pelaporan ini langsung diinput ke dalam Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK), maka untuk skrining dan deteksi dini kesehatan indera ini para siswa/I diharuskan membawa fotocopy KK atau Nomor Induk Kependudukan (NIK), pungkas Kabid P2P Gazali, S.KM. (Ks).

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB