Mawardi Ali : Sibuk Dengan Pelaksanaan Pilkada Lupa Persoalan Sosial dan Kesejahteraan Rakyat

  • Bagikan

 296 total views,  1 views today

Menurut Ketua DPW PAN Provinsi Aceh, Ir. H. Mawardi Ali, ia mengkritisi elite yang dinilai meributkan tentang jadwal pelaksanaan Pilkada Aceh, sehingga terlupakan persoalan sosial dan kesejahteraan rakyat Aceh, yang kini masih masuk dalam golongan kemiskinan.

Laporan : Jalaluddin Zky

BANDA ACEH (MA) – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Aceh, Ir Mawardi Ali mengatakan, Pemilihan Pemimpin Kepala Daerah (Pilkada) sudah jelas digelar 2024 jadi, tidak penting jika dilihat dari subtansi pembangunan Aceh, yang lebih penting adalah memikirkan bangaimana kesejahteraan rakyat Aceh.

Demikian disampaikan Ketua DPD PAN Ir Mawardi Ali, usai menyerahkan santunan untuk anak yatim, yang digelar pada hari Minggu tanggal 25 Afril 2021 di Rumoh PAN Aceh.

Menurut Ketua DPW PAN Provinsi Aceh, Ir. H. Mawardi Ali, ia mengkritisi elite yang dinilai meributkan tentang jadwal pelaksanaan Pilkada Aceh, sehingga terlupakan persoalan sosial dan kesejahteraan rakyat Aceh, yang kini masih masuk dalam golongan kemiskinan.

“Jangan sibuk mengurus Pilkada Aceh minta digelar 2022 dan sudah pasti akan dilaksanakan tahun 2024, jadi tidak perlu disibukan lagi ada yang lebih penting dari itu yakni memikirkan kesejahteraan takyat Aceh yang masih masuk dalam katogeri provinsi Aceh,” ungkap Mawardi Ali.

Mawardi Ali menuturkan, jadwal pelaksanaan Pilkada PAN Aceh berkomitmen dan konsisten mendukung keputusan Pemerintah Pusat pusat dan Pemerintah Aceh. Karena, jadwalnya sudah dipastikan akan digelar pada tahun 2024.

“Kita semua mengetahui bahwa Pilkada sudah pasti akan digelar pada tahun 2024, jadi PAN Aceh mendukung keputusan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh,” kata Bupati Aceh Besar ini.

Dirinya mengajak semua pihak, agar tidak membuang-buang waktu dengan mengurusi persoalan yang tidak substantif, karena tidak begitu bermanfaat yang perlu kita lakukan adalah bagaimana, rakyat Aceh sejahtera.

“Untuk apa kita ributkan pada hal-hal yang tidak penting, karena bagi PAN Aceh, pembangunan yang prorakyat adalah substansi yang harus diperjuangkan, terutama soal sosial dan kemiskinan serta syariat Islam,” pungkas Mawardi sebagaimana dikutip Theacehpost.com. (*).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...