Bireuen, (MA) – Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri 1 Peudada, Kabupaten Bireuen sering mengalami banjir dan sebahagian gedung sekolah tersebut perlu direnovasi. Hal itu disampaikan oleh Kepsek SMAN 1 Peudada, Drs Saifuddin kepada media ini, Sabtu ( 28/9/2019 ).
Disaat proses belajar dan mengajar sering mengganggu serta melumpuhkan aktivitas belajar bagi siswa disaat banjir, dan sebagian Ruang Kegiatan Belajar ( RKB ) pun banyak yang tidak layak lagi digunakan, kata Kepsek.
“Memang benar saat musim hujan sekolah SMA Negeri 1 Peudada sering lumpuh aktivitas proses belajar dan mengajar akibat banjir diakibatkan hujan tahunan, sebahagian bangunan fisik sekolah tersebut banyak yang rusak tanpa bisa difungsikan kembali, seperti ruang Laboratorium Biologi dan Kimia akibat terendam banjir.” Ujarnya Saifuddin .
Pantauan media ini, Sekolah SMAN 1 Peudada, Kabupaten Bireuen, sangat memprihatikan dengan kondisi bangunan yang ada di sekolah tersebut.
Dikatakan Saifuddin, Sekolah tersebut termaksud salah satu sekolah yang terletak pada daerah tertinggal dari segi pertumbuhan ekonomi setiap orang tua wali murid pada umumnya menengah kebawah dan pendapatan ekonomi masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan pekebun.
“Jumlah Siswa / i 320, Guru PNS 28 orang, Guru Honore 10 orang dan Guru Bakti 16 Orang,” sebut Kepsek.
Lanjutnya, Siswa SMAN 1 Peudada pernah mengukir prestasi di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan mendapat juara 1 lari 100 meter tingkat Provinsi.dan ada beberapa cabang olahraga lainnya seperti, Atletik, Pencak Silat, dan Bulu Tangkis.
“Sekolah kami memang sangat membutuhkan dibangun kembali beberapa Ruang Kegiatan Belajar (RKB), dan butuh di Renovasi atau direhap kembali seperti kantor dewan guru, dan ruang Labaratorium,” harap Saifuddin.
Selama ini saat hujan deras dan banjir di sekolah tersebut tidak ada saluran pembuang, air mengenangi halaman sekolah dan tentu kami juga mengharapkan bisa direalisasikan saluran permanen disekitar lingkungan sekolah ini oleh Pemerintah, melalui dinas Pendidikan Aceh, imbuhnya.
Dirinya mengharapkan kepada pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh agar mengrealisasikan renovasi gedung sekolah SMAN1 Peudada. Karena setiap banjir banyak dokumen siswa dan dokumen lainnya tergenang air. Pungkasnya. ( Iqbal ).




