Warga lain, Amanliza, juga mengaku membeli sekam padi untuk pembibitan bibit kopi yang dicampur dengan tanah.
Shalawati Husaini, Penyuluh Pertanian Pertama di BPP Rengat Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, menjelaskan bahwa sekam memiliki pH 8,5 – 9,0, sehingga sangat baik untuk meningkatkan pH tanah asam dan meningkatkan ketersediaan unsur fosfor (P). Keberadaan arang sekam dan abu sekam di dalam tanah juga bermanfaat sebagai absorban yang dapat menekan jumlah mikroba patogen. Arang aktif sekam memiliki daya serap tinggi terhadap residu pestisida dan dapat memperbaiki tanah yang rusak akibat kontaminasi bahan kimia.
Berdasarkan pernyataan di atas, sekam padi kini menjadi kebutuhan penting bagi petani tanaman keras maupun hortikultura. (Salhadi)




