“Semua Jadi Uang” Sekam Padi Ada Nilai Jual

Kamis, 13 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekam padi.

Sekam padi.

ACEH TENGAH (MA) – Sekam padi, yang merupakan limbah dari proses penggilingan padi, kini memiliki nilai ekonomis sebagai bahan pupuk organik.

Di Kabupaten Aceh Tengah, khususnya di salah satu kilang padi di Kecamatan Pegasing, sekam padi dijual seharga 20 ribu rupiah per karung besar. Hal ini diketahui setelah penelusuran mediaaceh.co.id ini di lokasi tersebut, pada Kamis, (13/6).

BACA JUGA...  Bank Aceh Siap Bekerjasama Dengan Pengusaha Yang Berinvestasi di Sabang

Selain sekam, dedak juga merupakan limbah dari penggilingan padi yang biasanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti ayam, kuda, bebek, ikan, dan lain-lain. Tekstur dedak lebih halus dibandingkan dengan sekam yang kasar. Dedak dijual dengan harga 100 ribu rupiah per karung di kilang padi tersebut.

Aman Putri, seorang warga yang membutuhkan sekam padi, mengaku terkejut saat mengetahui harga sekam padi di salah satu kilang padi di Kecamatan Pegasing mencapai 20 ribu rupiah per karung besar.

BACA JUGA...  Mantan Bupati Shabela,AB, Daftarkan Diri Ke Partai Gerindra

Menurutnya, beberapa tahun lalu, sekam tidak pernah dijual, hanya dedak yang memiliki nilai jual.

“Sekarang semua jadi uang. Padahal dulu sekam padi tidak pernah dijual orang, pak,” cetus Aman Putri.

Dari informasi yang diterima media ini dari pengusaha kilang padi, diketahui bahwa beberapa warga membeli sekam padi hingga puluhan karung besar. Sekam tersebut dibakar, dan abunya digunakan sebagai bahan untuk mencuci piring.

BACA JUGA...  Imran Minta OPD Jangan Asal Copy Paste Perencanaan Anggaran 2024

Berita Terkait

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun
Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB