BANDA ACEH (MA) — Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Aceh Syariah (BAS) dikabarkan akan mengadakan seleksi terbuka untuk mengisi dua posisi strategis yang saat ini kosong, yaitu Direktur Utama dan Direktur Operasional, kata Direktur Emirates Development Research (EDR), Dr. Usman Lamreung, M.Si, pada media lewat siaran persnya pada Selasa malam, (7/1/25).
“Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan bank dalam menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif,” ujar Usman Lamreung.
Hingga kini, katanya, Bank Aceh Syariah belum memiliki Direktur Utama definitif, meskipun posisi tersebut sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional dan pengambilan keputusan strategis. “Direktur Utama memiliki peran krusial dalam merumuskan kebijakan untuk pengembangan bank secara keseluruhan, termasuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat Aceh dan sekitarnya,” ujarnya.
“Proses seleksi ini diharapkan benar-benar dilakukan secara terbuka, tanpa diskriminasi atau perlakuan istimewa kepada kandidat tertentu. Kriteria utama yang ditekankan adalah profesionalisme dan pengalaman di bidang perbankan,” ungkapnya.
Menurutnya, PSP perlu memastikan bahwa seleksi berjalan transparan untuk menghasilkan pemimpin yang kompeten dan berintegritas.




