Seleksi Terbuka Direksi BAS, Harapan Transparansi dan Profesionalisme

Dr. Usman Lamreung,M. Si.

Lanjutnya, pengetahuan mengenai karakteristik ekonomi dan sosial Aceh juga menjadi salah satu pertimbangan penting, mengingat pusat Bank Aceh Syariah berada di Banda Aceh. “Pemahaman ini diperlukan agar Direktur Utama yang terpilih dapat cepat beradaptasi dan membawa inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Aceh,” harapnya.

Terkait dengan persyaratan sertifikasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mewajibkan calon Direktur Utama memiliki sertifikat Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 7 sebelum proses seleksi. Namun, calon yang terpilih tetap harus memperoleh sertifikasi tersebut sebelum resmi diangkat oleh OJK. Hal ini membuka kesempatan bagi kandidat yang memiliki potensi dan pengalaman meskipun belum memiliki sertifikat tersebut, ujarnya.

BACA JUGA...  Deklarasi APRI Perkuat Profesionalisme Jurnalis dan Pers Berbudaya

Dikatakannya, PSP juga perlu menjelaskan secara rinci konsep “seleksi terbuka” yang dimaksud, apakah benar terbuka untuk umum atau hanya untuk kandidat dengan kriteria tertentu. Jangan sampai terjadi praktik yang merugikan kandidat potensial lain, seperti yang pernah terjadi sebelumnya, di mana seleksi terbuka hanya menjadi formalitas.

Dengan proses seleksi yang transparan dan adil, diharapkan Bank Aceh Syariah dapat memiliki pemimpin yang mampu membawa bank ke arah yang lebih baik, berdaya saing, dan tetap berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Aceh, pungkasnya. (Sayed Panton)