Selama Ditahan Di Mako Brimob, Ustaz Alfian Tanjung Dilarang Sholat Jum’at

Jumat, 6 Oktober 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (Atjehdail– Perlakuan diluar batas kemanusiaan menimpa Tokoh Islam, Alfian Tanjung.  Selama ditahan di Mako Brimob, dia tidak diperbolehkan sholat Jumat. Tak hanya itu ia juga tidak bisa dikunjungi keluarga dan pengacaranya.

Terkait hal itu Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT) mendatangi kantor Komnas HAM di Jl Latuharhari, Menteng. Kamis, (5/10). Rombongan TAAT yang dipimpin oleh Abdullah Al Katiri diterima oleh Siane Indriani.

“Ya tadi kita menerima kunjungan dari tim pengacara ustad Alfian Tanjung yang menyampaikan beberapa hal terkait ada hak-hak ustad Alfian yang tidak dapat dipenuhi selama ditahan di Mako Brimob saat ini,” ujar Siane

BACA JUGA...  Putuskan penyebaran Covid 19, Brimob Polda Aceh Kembali Semprot Disinfektan di Tempat Umum

Ketika ditanya lebih lanjut soal hak apa saja yang tidak dapat dipenuhi ustd Alfian selama ditahan. Siane menjelaskan soal hak untuk menjalankan ibadah dan soal hak untuk bisa dikunjungi oleh pihak luar seperti keluarga dan pengacaranya.

“Tadi dari pihak pengacaranya menyampaikan bahwa ustadz Alfian tidak diperkenankan sholat Jumat karena beliau tidak boleh keluar dari selnya. Juga disampaikan bahwa pihak keluarga dan penasihat hukum tidak bisa mengunjunginya ustd di Mako Brimbob. Juga ustadz tidak boleh memakai sarung dan hanya memakai celana pendek saja selama di sel tahanan. Itu yang disampaikan tim penasihat hukumnya tadi kepada Komnas HAM,” tutur Siane

BACA JUGA...  Brimob Polda Aceh Ajak Warga Vaksin

Selain mendengar laporan dan masukan dari pihak penasihat hukum ustadz Alfian, pihak Komnas juga menerima berkas laporan yang diberikan TAAT kepada Komnas HAM untuk ditindak lanjuti.

“Kami sepenuhnya mendengar dan mencatat semua apa yang disampaikan tadi. Kami akan menindak lanjuti soal laporan hak hak asasi dari Ustadz yang jika itu tidak dipenuhi maka akan kami bantu rekomendasikan. Kami sedang menunggu laporan yang lebih lengkap soal itu baru setelahnya kami akan lakukan beberapa tindakan selanjutnya,” pungkasnya. [,Panjimas.com]

BACA JUGA...  Berjalan Sukses, Aliansi Relawan Ganjar melakukan Deklarasi di Banda aceh

Berita Terkait

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:30 WIB

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB