​Sektor Perikanan Pidie Jaya Mulai Bangkit Pasca Banjir Bandang, Kemnaker Salurkan Bantuan

Selasa, 13 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​MEUREUDU | MA Setelah hampir satu bulan lumpuh total akibat terjangan banjir bandang pada akhir November 2025, geliat aktivitas di Pelabuhan Perikanan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Meski masih beroperasi dengan kapasitas terbatas, para nelayan dan pekerja pelabuhan mulai kembali melaut.

​Dampak Serius pada Ratusan Pekerja dari ​Musibah alam tersebut memberikan dampak ekonomi yang cukup telak bagi sektor perikanan lokal. Tidak kurang dari 300 pekerja di Pelabuhan Perikanan Meureudu kehilangan mata pencaharian selama berminggu-minggu karena pelabuhan tertimbun lumpur pekat.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Gelar Kick Off Musrenbang RKPD 2024

​Akses jalan menuju pelabuhan yang terletak di Meunasah Balek sempat terputus total. Hingga saat ini, meski sudah mulai dibersihkan dan dapat dilalui kendaraan, sisa-sisa lumpur masih terlihat di beberapa titik jalan, menghambat kelancaran distribusi hasil laut.

​Kendala Pendangkalan Muara
​Kondisi di lapangan menunjukkan tantangan besar bagi kapal-kapal besar.

Zainal, salah seorang pekerja pelabuhan, mengungkapkan bahwa pendangkalan sungai dan muara pasca-banjir menjadi kendala utama saat ini.

BACA JUGA...  Bupati Bireuen: Tunjukkan Ketulusan dan Gerak Cepat Salurkan Bantuan

​”Kondisi sungai dan muara sudah sangat dangkal. Akibatnya, kapal berbobot 35 GT ke atas sama sekali tidak bisa masuk ke dermaga. Saat ini hanya boat kecil yang bisa merapat, itu pun dengan kondisi yang sangat terbatas,” ujar Zainal kepada Mediaaceh.co.id, Selasa 13 Januari 2026.

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 September 2026 - 07:42 WIB

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB