BANDA ACEH | MA – Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Swasembada Ketahanan Pangan Provinsi Aceh tengah bersiap menghadapi perubahan dalam distribusi pupuk subsidi. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembentukan Koperasi Merah Putih guna mengambil peran sebagai distributor pupuk subsidi setelah kontrak distributor lama berakhir pada 31 Maret 2025.
Ketua Satgasus Ketahanan Pangan Provinsi Aceh, Hasbi, S.T., menegaskan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan pupuk subsidi tetap tersedia bagi petani tanpa kendala distribusi.
“Kami ingin memastikan transisi distribusi pupuk berjalan lancar dan tidak menghambat produktivitas pertanian. Koperasi Merah Putih akan menjadi ujung tombak dalam penyaluran pupuk subsidi ke seluruh Aceh,” ujar Hasbi, S.T.
Ketua Satgasus Pangan Kabupaten Bireuen, Hasnawi Ilyas atau akrab disapa Awi Juli, juga menegaskan bahwa seluruh Ketua Satgasus Kabupaten/Kota di Aceh harus hadir atau mengirim perwakilan yang kompeten dalam administrasi untuk mengikuti rapat penting ini.
“Kami harus bergerak cepat karena ada beberapa instruksi yang harus segera dikerjakan, terutama terkait kesiapan Koperasi Merah Putih dalam mendistribusikan pupuk subsidi. Ini penting agar petani tidak mengalami kendala dalam mendapatkan pupuk setelah perubahan kebijakan ini,” ujar Awi Juli.





