Mantan Kepala BRI Jadi Ketua Koperasi Merah Putih Syari’ah 

Pembentukan dan pemilihan Pengurus Koperasi Merah Putih Syari'ah Kampung Gunung Bukit, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (28/5/2025).(Foto:mediaaceh.co.id/Salhadi)

TAKENGON | MA Koperasi Merah Putih Syari’ah Kampung Gunung Bukit, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, resmi dibentuk melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar di Meunasah Baitul Mardhiyah pada Rabu (28/5/2025).

Pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari tindak lanjut program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

BACA JUGA...  Rayakan Milad ke 39, BKPRMI Aceh Gelar Seminar

Musdessus tersebut dipimpin oleh Ketua Rayat Genap Mupakat (RGM) Kampung Gunung Bukit, H. Salhadi K, SE, bersama anggota Tajuddin dan Tona. Kegiatan dimulai dengan sambutan Bedel Kampung, Asnawi, yang menekankan pentingnya koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi oleh Teniro Jaya, yang mewakili Dinas Koperasi dan UKM Aceh Tengah, serta Alfin Pajri selaku pendamping desa.

BACA JUGA...  Kafilah Aceh Selatan Juara Umum III Bersama Kota Langsa

Kegiatan musyawarah ini juga turut dihadiri oleh Camat Kebayakan Nashrin, S.Sos, Babinkamtibmas Bripka Ruhdi Aulia, tokoh adat (Petue), serta dua kepala dusun. Peserta musyawarah terdiri dari tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, unsur pemuda, pelaku usaha lokal, dan tokoh agama.

Dalam paparannya, Teniro Jaya menjelaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih adalah tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, program ini juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Koperasi dan UKM Nomor 1 Tahun 2025 sebagai strategi nasional untuk memperkuat ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing.