​Said Aqil Husin: Bumi-kan Al-Qur’an, Bangun Aceh Bermartabat di Era Digital

PIDIE JAYA | MA Provinsi Aceh, yang dikenal sebagai daerah syariat Islam, didorong untuk menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an secara mendalam guna mewujudkan Aceh yang bermartabat di tengah arus deras transformasi digital.

Seruan ini disampaikan oleh Prof. Dr. H. Said Aqil Husin Al Munawarah, MA., dalam Seminar Al-Qur’an pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-XXXVII di Pidie Jaya.

BACA JUGA...  Laskar Panglima Nanggroe: Perilaku Wabup Pidie Jaya Sangat Memalukan Bagi Aceh 

​Seminar tersebut berlangsung khidmat di Aula Cot Trieng Kantor Bupati Pidie Jaya pada Selasa, 4 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan utama MTQ.

​Dalam paparannya, Prof. Said Aqil Husin menekankan keluasan ilmu yang terkandung dalam kitab suci umat Islam. Ia mengutip Surah Al-Kahfi ayat 109 sebagai gambaran tak terbatasnya kandungan ilmu Al-Qur’an.

BACA JUGA...  Tingkat Kemiskinan di Pidie Jaya Menurun pada 2024, Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Positif

​”Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula),” jelasnya mengutip terjemahan ayat tersebut.

​Untuk dapat memahami lautan ilmu ini, Prof. Said Aqil menjelaskan, diperlukan penguasaan ilmu yang luas. “Untuk memahami Al-Qur’an, dibutuhkan banyak ilmu, paling tidak 47 cabang ilmu agar kita dapat memahami maknanya secara komprehensif,” ujarnya.