Rupiah Manis Berkat Budidaya Madu Kelulut

  • Bagikan

 175 total views,  1 views today

“Saya memulai usaha budidaya Kelulut tahun 2019 dengan otodidak,” jelas Khairil. Tidak sampai 3 tahun usaha budidaya kelulut yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Lestari Alam menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Laporan | T. Maimun

JANTHO (MA) – Wajah Khairil (25) tahun tampak ceria sebagai tanda kepuasan yang dirasakan. Inilah kelulut atau trigona yang telah mengubah hidup Khairil dan kawan kawan semakin optimis.

Hamparan areal di kaki bukit Gle Raya kampung Lambadeuk Kecamatan Pekan Bada Aceh Besar kini mampu di ubah menjadi lokasi budidaya Linot (trigona).

“Saya memulai usaha budidaya Kelulut tahun 2019 dengan otodidak,” jelas Khairil. Tidak sampai 3 tahun usaha budidaya kelulut yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Lestari Alam menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Diakui Khairil madu yang dipanen sudah mencapai 500 kilo gram. Harga per kilo gram Rp. 600.000 dengan pemasaran seputar Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ada berbagai jenis keloni trigona yang kini di budidayakan oleh Khairil dan kelompok dibawah binaaan Penyunyuh Kehutanan Aceh.

Penyunyuh Kehutanan Aceh Fauziah mengakui Lokasi Budidaya Kelulut di Lambadeuk Pekan Bada Aceh Besar salah satu lokasi yang dinilai berhasil dan berkembang. [*]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...