example banner

oleh

Reward Mendagri atas Keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan Aceh Tamiang

example banner

example banner

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Terhadap Kinerja dan Tata Kelola Pemerintahan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, memperoleh reward dari Kementerian Dalam Negeri RI, dengan skor 2,8504 dan Status Kinerja Tinggi.

Upaya itu dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, karena Tata Kelola Pemerintahan yang clean and clear good governance—mekanisme, praktek dan tata cara pemerintahan dan warga mengatur sumber daya serta memecahkan masalah-masalah publik—Secara umum.

Demikian tegas Bupati Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, MKn. Pada mediaaceh.co.id, Kamis, 26 November 2020 di Karang Baru.

Apalagi, saat ini kinerja kepala daerah menjadi sorotan masyarakat dalam menjawab akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Membangun tata kelola pemerintahan yang baik tidak bisa lepas dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), termasuk keberadaan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang berperan mengawasi dan mengawal pembangunan daerah serta mendorong penyelenggaraan SPIP yang memadai.

EKPP merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomo 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaran Daerah, yang pelaksanaannya dilakukan setiap tahun untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan sekaligus melakukan peningkatan terhadap capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan sumber analisa EKPPD, yakni Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berhasil meraih prestasi kinerja tertinggi Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2019 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2018 dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Prestasi ini menjadi kado bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang  menjelang akhir tahun dan dimasa sulit penyebaran Covid-19,” Kata Mursil.

Penghargaan diserahkan Direktur Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPKD) Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akbar Ali kepada Bupati Aceh Tamiang Mursil berlangsung di Gedung H Lt. 12A, Jln. Medan Merdeka Utara Nomor 7-8 Jakarta Pusat, Senin, 24 November 2020.

“Ini bukan hanya hasil kerja Bupati melainkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Terima kasih kepada ASN dan non-ASN yang telah bekerja keras melayani masyarakat,” ucapnya.

Menurut dia, penghargaan ini juga menjadi salah satu wujud dari Kaseh Papa Setie Mati yakni bermakna bahwa suatu kehidupan yang rela berkorban dan saling bertolongan (nyeraye), dengan penuh tanggung jawab dan kesetiaan yang kekal tanpa pamrih dengan bertujuan menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, bersih, kompeten, profesional, partisipatoris dan berorientasi pada pelayanan prima.

“Pemkab Aceh Tamiang mampu meraih skor sebesar 2.8504 dan berhak menyabet predikat dengan Status Kinerja Tinggi,” Pungkasnya. (*)

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..