Reward Mendagri atas Keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan Aceh Tamiang

Kamis, 26 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Terhadap Kinerja dan Tata Kelola Pemerintahan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, memperoleh reward dari Kementerian Dalam Negeri RI, dengan skor 2,8504 dan Status Kinerja Tinggi.

Upaya itu dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, karena Tata Kelola Pemerintahan yang clean and clear good governance—mekanisme, praktek dan tata cara pemerintahan dan warga mengatur sumber daya serta memecahkan masalah-masalah publik—Secara umum.

BACA JUGA...  Ayah Wa Bersilaturahmi ke Dayah Riyadhatul Qulub dan Nahdatul Ulum

Demikian tegas Bupati Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, MKn. Pada mediaaceh.co.id, Kamis, 26 November 2020 di Karang Baru.

Apalagi, saat ini kinerja kepala daerah menjadi sorotan masyarakat dalam menjawab akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Membangun tata kelola pemerintahan yang baik tidak bisa lepas dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), termasuk keberadaan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang berperan mengawasi dan mengawal pembangunan daerah serta mendorong penyelenggaraan SPIP yang memadai.

BACA JUGA...  Usai Lulus Tes Kesehatan di RSUZA, Zaini Abdullah Harus Dirawat Di Jakarta

EKPP merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomo 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaran Daerah, yang pelaksanaannya dilakukan setiap tahun untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan sekaligus melakukan peningkatan terhadap capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan sumber analisa EKPPD, yakni Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB