Rakor Penanggulangan Kemiskinan di Aceh Selatan: Data Harus Satu Pintu

Selasa, 29 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rakor TKPK Aceh Selatan di Aula Kantor Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Selasa, (29/10).(Maslow Kluet).

Suasana Rakor TKPK Aceh Selatan di Aula Kantor Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Selasa, (29/10).(Maslow Kluet).

Sementara itu, TKPK Aceh Ida Irawan mengatakan, salah satu penyebab terjadinya kemiskinan  ekstrem yakni terbatasnya seseorang untuk mendapatkan sumber ekonomi yang meliputi pekerjaan, modal usaha dan  peningkatan keterampilan.

Selain itu, terbatasnya akses ekonomi dan transportasi, terbatasnya akses kesehatan dan pendidikan (kesulitan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, hidup sehat dan pendidikan berkualitas).

BACA JUGA...  Pengajuan DPRK Aceh Selatan: Penjabat Bupati Harus Memahami Daerah

“Kondisi sosial seorang individu, individu lainnya menyebabkan kesulitan akses terhadap ekonomi, informasi, informasi, infrastruktur, kelanjut-usiaan, penyandang disabilitas dan adanya diskriminasi gender.

Ketua Bappeda Masrizal, dalam paparannya,  mengatakan, angka kemiskinan di Aceh Selatan pada 12 persen. Sedangkan pengangguran berkisar pada angka 5 persen.

Menurutnya, garis kemiskinan setiap tahun  meningkat, karena terjadi perubahan ukuran miskin dan ukuran garis kemiskinan ditentukan oleh pendapatan yang setiap tahun bisa berubah. “Kalau pada tahun 2019 misalnya, garis kemiskinan ditetapkan pada penghasilan  Rp. 300 Ribu/Bulan, kini menjadi Rp. 500 Ribu/Bulan.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Selatan Kick Off Penyusunan RPJPD Tahun 2025-2045

Harapan dia, angka kemiskinan ekstrem sebanyak 0,6 persen, agar ditekan dan dapat  dikendalikan indikatornya.

Dalam Rakor juga dijelaskannya, dana insentif fiskal (IF) yang diterima Aceh Selatan dari pemerintah pusat melalui Wapres RI KH. Makruf Amin sebesar Rp. 5 Milyar, senilai Rp. 2 Milyar di antarnya diperuntukkan bagi pembangunan rumah miskin sebanyak  174 unit, berikut dengan fasilitas jamban (safety tank).

BACA JUGA...  Pemkab Asel Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2024

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB