“Akibat banjir dan tanah longsor itu, banyak orang tua dari mahasiswa yang kehilangan pekerjaannya, rumah di daerah sudah hancur, malahan ada yang hilang, sekarang ini tinggal di tenda pengungsian,” papar Rahmatsyah.
Kalaupun ada Huntara (Hunian Sementara) ucapnya, belum menjanjikan pemulihan psikologis bagi para korban yang menata kembali ekonomi mereka.
Justru itu Rahmatsyah meminta, kepada pihak-pihak yang mengelola PTN dan PTS yang ada di Provinsi Aceh agar membebaskan mahasiswa dan calon mahasiswa baru untuk digratiskan SPP mereka yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor juga diberikan beasiswa.(Haskad)




