Puluhan Guru di Aceh Utara Ikut Sosialisasi dan Workshop Sekolah Pendidikan Inklusif

Selasa, 22 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon, ( AD ) – Puluhan guru di Aceh Utara mengikuti sosialisasi dan workshop dengan tema ” Peningkatan Kualitas Guru Disekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif “. Acara dilaksanakan di aula Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Selasa ( 22/10 ).

Dalam kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara T Aznal Zahri, S.STP,.M.Si melalui Kasubag TU Subriariadi,S.Pd mengatakan kegiatan sosialisasi dan workshop ini untuk program sekolah inklusif, kegiatan ini pada prinsipnya adalah sekolah inklusif, sekolah inklusif yang dimaksud sekolah reguler atau sekolah bisa yang didalamnya terdapat siswa – siswa yang memiliki kebutuhan khusus seperti ABK.

” ABK dalam hal ini seperti tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, gangguan prilaku, anak berbakat, anak dengan gangguan kesehatan,” sebut Subriariadi sapaan akrab Ari.

Dikatakan, siswa – siswa tergolong khusus ini secara otomatis perlakuannya harus khusus. Karena kita tidak memiliki sekolah yang dibuka khusus bagi siswa ABK tersebut, maka ini program pemerintah harus kita laksanakan dan ini telah tertuang dalam UUD 1945 Pasal 31.

BACA JUGA...  Tingkatkan Daya Saing, 30 Guru SMAN Unggul Aceh Timur Ikuti Pelatihan Kompetensi

Lanjut Ari, Di Aceh Utara ada Lima Sekolah Luar Biasa ( SLB ) dan ke lima sekolah tersebut berada di wilayah tengah dan barat, sedangkan di wilayah Timur Aceh Utara tidak ada sekolah tersebut mungkin ini jadi kendala. Dan kita harapkan pada pemerintah agar ada sekolah SLB di wilayah Timur Aceh Utara untuk kedepannya.

Dikatakan lagi Ari, Mungkin ini juga yang menjadi pertimbangan dari pihak Kemendikbud RI untuk memberikan program khusus ini kepada SMAN 1 Tanah Jambo Aye yang terletak di wilayah Timur Aceh Utara.

Harapannya guru – guru yang telah terlibat dalam program sosialisasi sekolah inklusi ini, ilmu – ilmu mereka bisa diterapkan untuk melayani secara khusus siswa – siswa kebutuhan khusus tersebut. Dan Insyaallah kita Kedepan akan coba mengajukan SLB di wilayah Timur Aceh Utara.

Sementara itu pemateri dalam acara sosialisasi dan workshop program sekolah inklusif yang berasal dari Universitas Negeri Jakarta ( UNJ ) Mohammad Arif Taboer, M.Pd saat di jumpai oleh media ini mengatakan ini merupakan konsep pendidikan inklusif, jadi kedepannya salah satu indikator dari sekolah yang berkualitas bergamnya peserta didik jadi berbicara konsep sekolah inklusif ini, bagaimana peserta didik ini semuanya dengan keberagamannya bisa diterima di sekolah.

BACA JUGA...  Sejumlah Siswa, Guru dan Sekolah di Aceh Utara Terima Penghargaan di Hardikda Ke-64

Dikatakan, Kita akan berbicara hal ini dengan konsep kedepannya, tidak ada lagi bahwa sekolah itu institusi yang dipilih oleh masyarakat, untuk generasi selanjutnya di didik disana, jadi sebagai pilihan tidak ada lagi ngelak. Nah, jadi semuanya sesuai dengan pilihan masyarakat, sekolah itu harus menerima dan tidak ada lagi pengelompokan – pengelompokan.

“Ini adalah suatu pemerataan pendidikan untuk anak dan kita melihat bagaimana pendidikan itu bisa melayani semua anak dan intinya sebenarnya disitu,” uajrnya.

Kita harapkan sekolah bisa melihat bagaimana memperhatikan peserta didik, dan jangan melihat peserta didik itu semua seragam dan di sekolah ada peserta didik itu beragam dan tidak semua seragam, misalnya ada yang IQ tinggi, ada yang IQ sedang, dan ada IQ nya rendah. Di situ kita harus bisa melihat kemampuan – kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik tersebut, sebenarnya pendidikan inklusif dimulai dari situ.

BACA JUGA...  Anak TK Kartika XIV-5 Kota Langsa Belajar Upacara Bendera

Mawardi,M.Pd Kepsek SMAN 1 Tanah Jambo Aye saat dimintai keterangannya oleh media mengatakan kegiatan ini merupakan kerjasama Derektorat PKLK ( Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ) Kemendikbud RI dengan SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Dan acara selama tiga hari mulai tanggal 22 – 24 Oktober 2019.

Dikatakan, peserta yang mengikuti acara sosialisasi dan workshop ini terdiri dari Kepala Sekolah dan Dewan Guru Sekolah Dasar ( SD ), Sekolah Menengah Pertama ( SMP ), dan Sekolah Menengah Atas ( SMA ). Setiap sekolah mengirim Empat orang peserta.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan kita harapkan kepada peserta sosialisasi ini bisa dan mampu menjalankan pendidikan sekolah inklusif di sekolah mereka bertugas,” ucapnya.

Terimakasih kepada Derektorat PKLK Kemendikbud RI, Dinas Pendidikan Aceh, dan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Aceh Utara yang telah memilih sekolah yang saya pimpin ini untuk acara sosialisasi dan workshop sekolah pendidikan inklusif, Pungkasnya. ( 021 ).

Berita Terkait

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 

Berita Terbaru

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB

MILITER

Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:01 WIB