“Yang diperjuangkan ini bukan untuk hari ini saja, tetapi untuk masa depan Aceh. Kita ingin pembangunan tetap berjalan, kesempatan semakin terbuka, dan masyarakat merasakan kesejahteraan yang lebih baik,” katanya.
Sebelum meninggalkan area bandara, Salihin turut memohon doa masyarakat Aceh agar seluruh ikhtiar yang sedang diperjuangkan bersama Pemerintah Aceh diberikan kemudahan dan hasil terbaik.
“Mohon doa seluruh rakyat Aceh. Mudah-mudahan apa yang sedang diperjuangkan ini membawa manfaat besar bagi daerah kita,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembahasan yang berlangsung di Jakarta tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan dana Otsus, tetapi juga menyangkut kewenangan Aceh yang menjadi perhatian utama dalam revisi UUPA.
“Ini bukan hanya persoalan Otsus. Ada hal yang sama pentingnya, yakni bagaimana kewenangan Aceh tetap diperkuat dan dijaga. Karena pada akhirnya, semua ini bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan Aceh bisa membangun lebih baik untuk rakyatnya,” tutup Salihin. (R)
Halaman : 1 2















