ACEH SINGKIL (MA) – PT. Nafasindo bersama dengan Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP) telah menggelar acara pelatihan anyam tikar dan pembuatan tempat air mineral yang sukses untuk 25 emak-emak dari desa Pea Bumbung, Aceh Singkil.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari komitmen mereka dalam Corporate Social Responsibility (CSR), tetapi juga sebagai upaya nyata untuk memberdayakan masyarakat lokal.
Acara berlangsung di kantor Pemdes Pea Bumbung, kecamatan Singkil-Aceh, dengan dukungan aktif dari berbagai pihak termasuk Dekranasda, Pemdes Pea Bumbung, dan BKSDA. Mahasiswa KKN UTU juga turut ambil bagian dalam mendukung proses pembelajaran.
Sarbaini, Geuchik Pea Bumbung, pada Senin, (22/7) mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada PT. Nafasindo dan WCS-IP atas inisiatif mereka dalam menyelenggarakan pelatihan yang sangat bermanfaat ini.
“Peserta pelatihan, yang terdiri dari 25 emak-emak, dibagi menjadi lima kelompok untuk memudahkan pembelajaran anyam tikar dan pembuatan berbagai produk dari daun pandan, seperti tikar, tas, topi, tempat tisu, dan tempat air mineral,” kata Sarbaini dengan antusias.
Selain memberikan keterampilan baru, seni anyaman pandan duri ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi para peserta, khususnya para emak-emak, dengan potensi untuk meringankan beban ekonomi keluarga mereka.
Halaman : 1 2 Selanjutnya











