“Kami tidak hanya membantu memindahkan barang, tapi juga memberi semangat baru bagi keluarga Ibu Kusnawati. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar, agar beliau segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-126, Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmit, menegaskan bahwa program RTLH merupakan bukti kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Program ini tidak hanya membangun rumah, tapi juga membangun harapan. TNI akan selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan sentuhan kepedulian,” ungkapnya.
Kini, di antara tumpukan papan dan sisa debu rumah lamanya, Ibu Kusnawati berdiri memandangi tanah tempat ia menaruh seluruh kisah hidupnya. Air matanya menetes pelan—bukan karena sedih, tetapi karena rasa syukur yang tak terucapkan.
“Saya tak pernah bermimpi akan punya rumah yang layak. Terima kasih, Pak TNI. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian,” katanya lirih.
Kisah sederhana dari Kampung Rutih ini menjadi potret nyata bahwa program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kemanusiaan—menyalakan kembali harapan orang-orang kecil yang hampir padam dan nyaris tak berdaya.(AR)




