Sekejap wajah Kusnawati berubah. Air mata menetes, menandakan campuran antara haru dan bahagia. Ia tak pernah menyangka rumah tuanya akan dibangun kembali.
Rumah kecil berukuran 3 x 4 meter yang selama ini menjadi tempat berteduh bagi mereka kini harus dikosongkan. Bukan karena terusir, melainkan karena akan segera dibangun kembali menjadi hunian yang lebih layak—hasil dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu.
Meski berat meninggalkan rumah penuh kenangan, Ibu Kusnawati menerima kenyataan itu dengan ikhlas.
“Di sinilah anak-anak saya tumbuh besar,” ujarnya lirih sambil mengelus dinding papan yang mulai lapuk.
Dengan penuh ketulusan, Satgas TMMD bersama anggota Koramil 08/Silihnara, aparat desa, dan warga sekitar bergotong royong membantu memindahkan barang-barang keluarga tersebut ke tempat tinggal sementara di rumah dinas guru SDN 3 Silihnara.
Dalam suasana haru, para prajurit tampak memanggul perabot sederhana: kasur tipis, lemari kayu tua, hingga karung berisi pakaian anak-anak. Tak ada keluh kesah—yang ada hanyalah semangat kebersamaan dan kepedulian.
Pjs. Danramil 08/Silihnara, Kapten Inf Subekti KCCPM, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata tugas rutin, tetapi bentuk nyata kepedulian TNI kepada rakyat.




