Pancasila sebagai Jangkar Moral Bangsa

“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.”

[Brigjen TNI Ali Imran. Danrem 011/Lilawangsa].

  • Danrem 011/Lilawangsa Ajak Generasi Muda Menjaga Persatuan di Tengah Turbulensi Global

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lhokseumawe menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan. Dari lapangan upacara hingga ruang kehidupan sehari-hari, nilai-nilai Pancasila ditegaskan sebagai fondasi utama menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

PAGI ITU, Senin, 1 Juni 2026, suasana Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, tampak berbeda.

BACA JUGA...  Pancasila di Tengah Gelombang Zaman

Di bawah langit yang cerah, ratusan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdiri tegap mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Tepat pukul 07.30 WIB, upacara dimulai dengan pengibaran Sang Merah Putih. Kesunyian yang khidmat menyelimuti lapangan ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang.

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan fondasi ideologis yang selama puluhan tahun menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA...  Danrem 011/Lilawangsa Panen Raya Padi Serentak di Dataran Tinggi Gayo

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi.