Owner Lyradyba, Lira Maurizsa Aryanda merasa bersyukur karena produknya bisa dipasarkan di luar Aceh. Kata dia, hal ini merupakan hal perdana produk Lyradyba dipasarkan di ibu kota.
“Dengan acara ini (AMFF 2024) kita terbantu, karena selama ini kita belum pernah memasarkan produk-produk kita ke luar Aceh,” kata Lira di Jakarta pada Sabtu, 25 Mei 2024.
Produk Lyradyba tak hanya diminati pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga datang dari Malaysia hingga India.
“Mulai dari warga Jakarta, ada juga dari India dan Malaysia mereka senang banget dengan motif (kerudung) yang Masjid Raya ini, karena untuk suvenir,” katanya.
Ia juga bersyukur sudah diberi kesempatan untuk ikut serta dalam event yang diadakan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh.
“Kami bersyukur sekali dengan acara ini, jadi terbantu untuk memperkenalkan produk kami ke luar Aceh. Omzet alhamdulillah sejak kemarin itu luar biasa ‘pecah’,” katanya.
Sementara itu pengurus Dekranasda Aceh Besar, Enni Zusniaty yang memajang berbagai koleksi baju adat Aceh dan kerajinan rotan juga turut mendapat antusias dari pengunjung mal.
Bahkan pengunjung tampak berswafoto dengan kerajinan di tenan milik Dekranasda Aceh Besar.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















