Presiden Tetapkan Empat Pulau Masuk Aceh, Konflik Tapal Batas Resmi Berakhir, Masyarakat: Terimakasih Bapak Prabowo

Presiden Prabowo Subianto, (foto : kompas com).

Destinasi Wisata Baru di Selatan Aceh

Setelah konflik tapal batas usai, fokus berikutnya adalah pembangunan. Keempat pulau tersebut, yakni Lipan, Panjang, Mangkir Besar, dan Mangkir Kecil, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata bahari unggulan Aceh.

“Keindahan bahari di keempat pulau ini luar biasa. Ini harus menjadi program prioritas dalam pembangunan pariwisata bahari Aceh, terutama di koridor pesisir selatan. Apalagi sudah ada minat dari investor nasional dan internasional,” ungkap Usman.

BACA JUGA...  SINDIK, Komitmen KPK dalam Pemberantasan Korupsi Sektor Pendidikan

Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemerintah Aceh dan Kabupaten Singkil, pulau-pulau ini akan dimasukkan sebagai kawasan strategis wisata. Langkah ini diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata sebagai sumber devisa baru, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.

“Perjuangan mempertahankan keempat pulau sebagai bagian dari Aceh kini harus dilanjutkan dengan transformasi sektor pariwisata bahari. Pulau-pulau ini adalah surga tersembunyi (the hidden paradise) yang siap dikembangkan,” tambahnya.

BACA JUGA...  Derita Saifuddin, Sakit Bertahun-Tahun, Rumah Reot dan Janji yang Tak Kunjung Datang

Dukungan Infrastruktur dan Aksesibilitas

Dari sisi aksesibilitas, kawasan ini sangat potensial karena terhubung langsung dengan jalur jalan nasional dan ditunjang keberadaan bandara. Akses ke destinasi wisata ini dapat dijangkau baik dari arah Sumatera Utara maupun dari Banda Aceh.