Pj Wali Kota Imran Buka Youth Conference on Peace and Tolerance 2023

Selasa, 24 Januari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran M.Si, MA.Cd melakukan foto bersama.

Penjabat Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran M.Si, MA.Cd melakukan foto bersama.

LHOKSEUMAWE (MA) – Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi dan mendukung kegiatan Lhokseumawe Youth Conference on Peace and Tolerance 2023 yang digelar oleh Yayasan Jaring Inovasi Nanggroe (JINOE) dan Indika Foundation.

Lhokseumawe Youth Conference on Peace and Tolerance merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Aceh Global Peace Youth Forum 2023 yang diikuti oleh 100 pemuda dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Penjabat (Pj) Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran M.Si, MA.Cd secara langsung memberikan apresiasi kepada anak – anak muda alias kaum milenial yang kreatif, inovatif dalam bekerja. Semua nantinya akan mendukung kegiatan – kegiatan yang kalian lakukan hari ini, sehingga akan membuahkan hasil yang akhirnya mendapat dukungan dari semua pihak.

Demikian arahan yang di sampaikan Pj Walikota Dr. Imran pada acara Lhokseumawe Youth Conference on Peace and Tolerance yang berlangsung di Aula Sekdako Lhokseumawe, 22 Januari 2023.

Yayasan Jinoe sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk dan digerakkan oleh sekelompok anak muda yang berbasis di Kota Lhokseumawe yang mempunyai misi untuk menjadi platform peningkatan kapasitas pemuda untuk mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pendidikan, pelatihan dan penelitian, ungkap Pj Walikota.

“Kegiatan ini merupakan contoh yang baik yang patut ditiru oleh seluruh organisasi yang ada di kota Lhokseumawe. Jadi jangan tiba-tiba ada kegiatan audiensi sama saya buat proposal, sudah cukup dengan hal hal seperti ini kita harus kreatif, inovatif bagaimana menjalankan kegiatan kegiatan yang produktif yang memberikan kontribusi bagi masyarakat,”ujarnya.

BACA JUGA...  BPJamsostek Bersama Bupati Aceh Tengah Serahkan Santunan Klaim Kematian Honorer

Ditengah-tengah situasi yang tidak bisa diprediksi sampai dengan hari ini, “coba kita lihat, siapa yang bisa memprediksi hanya dengan satu virus itu bisa me lockdown semua negara bahkan dunia,” ungkapnya.

Oleh karenanya, “ketika Allah menguji kita hanya dengan satu butir virus yang tidak bisa kita deteksi dengan mikroskop biasa tapi inilah yang terjadi dan telah menyerang nyawa seluruh dunia, disamping resesi global yang makin tinggi terjadi,” sebut Pj Walikota ini.

“Sekarang kita bisa melihat, pada acara rakornas yang dipimpin oleh bapak presiden, beliau menyampaikan beberapa negara di dunia sudah mengantri pasiennya. Menurutnya, ada 48 negara di dunia yang terdampak covid dan perang Rusia, salah satu yang paling berdampak itu negara Argentina hampir dua kali lipat dampaknya terhadap perekonomian global,” tutur Dr. Imran.

Siapa sangka, Lanjutnya, uni Eropa yang begitu kuat tidak mengalami dampak yang sama, siapa sangka Amerika serikat memiliki dampak yang luar biasa.

BACA JUGA...  Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Berakhir, Pemerintah Tetapkan Status Transisi Selama Satu Bulan

Sebelumnya, siapa sangka Uni Soviet itu kuat yang bisa pecah di tahun 90an tidak ada yang bisa memprediksi itu uni Soviet bisa pecah berkeping-keping.

Untungnya,” di tengah ketidakpastian yang ada di lingkungan kita sekarang ini negara di Indonesia khususnya di provinsi Aceh harus mempersiapkan diri dengan ketidakpastian tersebut,”imbuhnya.

“Kita tidak menginginkan kejadian- kejadian yang terjadi di dunia akan juga dialami di Indonesia bahkan di Aceh. Kita sudah cukup merasakan bagaimana konflik Aceh yang berlangsung puluhan tahun mulai tahun 1975 sampai dengan tahu 2005 ketika MOU Helsinki ditandatangani,”kenang Imran.

Dikatakannya, Dengan pengalaman-pengalaman yang tidak mengenakkan itu di atas, “saya harap pada kesempatan ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua. Ternyata damai itu harganya sangat mahal, pengalaman itu membutuhkan pengorbanan yang luar biasa,” ucapnya.

Melalui konferensi ini,” saya berharap, kita bisa meninggalkan generasi yang mana saling memperhatikan pada orang lain, kita juga bisa menanamkan generasi ini kepada semua orang yang ada di wilayah kota Lhokseumawe,” seru Pj Walikota.

“Ini harapan saya dari 23 kabupaten/kota yang ada di Aceh, saya pikir ini waktunya menumbuhkan kader-kader kita yang luar biasa untuk meninggalkan pesan pesan positif dalam mendukung program pembangunan pada masa yang akan datang,”ujar Dr. Imran.

BACA JUGA...  Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Publikasi, PPWI Surati Dinas Kominfo Setempat

Dirinya yakin,”semua yang ada dalam ruangan ini tidak sama semua pengalamannya dengan kita, kita memiliki kepribadian masing-masing intinya kita harus mulai belajar untuk tidak membatasi diri,” ungkapnya.

“Jadi sebelum kita tampil di dalam masyarakat ini dulu yang harus kita belajar untuk membuang segala bentuk miskomunikasi dan mis toleransi,” kata Imran.

Dalam acara itu, Pj Wali Kota Imran, juga mengutip kata-kata bung karno “beri aku 1000 orang tua niscaya akan ku cabut rumput-rumput dari akarnya, sementara beri aku 10 pemuda niscaya akan ku goncangkan dunia”.

Apa maknanya dari bahasa motivasi ini, Yang dirinya pahami, ternyata beliau sangat mengharapkan pemuda menjadi ujung tombak dari semua aktifitas pembangunan dan Pemerintahan.

Dan pemuda, menjadi harapan untuk membangun karakter antara pemuda dan orang tua artinya apa harus ada korelasi antara pemuda dan orang tua, tutup Pj Walikota.

Demikian harapan Pj Walikota kepada pemuda semoga dapat menggoncang Lhokseumawe bahkan Aceh dengan gerakan-gerakan estafet perdamaian, kerja kreatif dan inovatif. (Mulyadi).

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Berita Terbaru

TNI bersama warga Ase sedang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:36 WIB

KESEHATAN

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:27 WIB

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB