Pertamina EP Rantau Dukung Rumoh Gizi Gampong untuk Tekan Stunting di Aceh Tamiang

Pertamina EP Rantau Dukung Rumoh Gizi Gampong untuk Tekan Stunting di Aceh Tamiang.

“Ini bukanlah bantuan sesaat, tetapi bagian dari peta jalan pengentasan stunting yang kami rancang bersama SKK Migas dan pemerintah daerah.”

[Iwan Ridwan Faizal. Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra]

DALAM upaya menekan angka prevalensi stunting di tingkat desa, Pertamina EP Rantau, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), mendukung penguatan Rumoh Gizi Gampong (RGG) di Desa Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2025.

BACA JUGA...  Warga Galus Malah Terserang Corona

Program RGG merupakan inisiatif Pemerintah Aceh untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat melalui pemberdayaan di tingkat gampong.

Lewat RGG, masyarakat dan kader posyandu dilibatkan dalam penyediaan makanan bergizi serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Pertamina EP Rantau memberikan dukungan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi 13 anak dengan status stunting serta ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Bantuan ini berupa susu, telur, bahan pangan bergizi, dan vitamin yang disalurkan secara berkala.

Plt Datok Kampung Dalam, Syukria Ash Shiddiqy, menyambut baik program tersebut. Ia mengatakan bahwa dukungan dari Pertamina EP Rantau sangat membantu upaya pemerintah desa dalam menangani masalah gizi.

BACA JUGA...  Kejati Aceh Yudi Triadi Kunker ke Kejari Langsa, Ini Arahannya 

“Bantuan ini tepat sasaran untuk menanggulangi masalah kesehatan di desa kami. Kami juga bersyukur karena program ini tidak berhenti pada satu kali kegiatan, melainkan berkelanjutan,” ujar Syukria Rabu, 12 November 2025.

Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dirancang bersama SKK Migas. Menurutnya, setiap intervensi gizi yang dilakukan memiliki peta jalan (roadmap) dan indikator keberhasilan yang terukur.

BACA JUGA...  Langkah Kecil Pertamina EP Rantau untuk Generasi Bebas Stunting

“Kami berharap anak-anak yang masuk kategori stunting serta ibu hamil KEK dapat mengalami perbaikan status gizi sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan. Dalam tiga bulan ke depan, kami bersama kader posyandu dan puskesmas akan melakukan pemantauan lanjutan,” jelas Iwan.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, puskesmas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.