Lemahnya Kinerja Pertamina, Pang Ucok: Langkanya BBM Rugikan Masyarakat 

Jumat, 7 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, M. Yusuf Pang Ucok, SH.

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, M. Yusuf Pang Ucok, SH.

BANDA ACEH | MA Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, M. Yusuf Pang Ucok, SH, menyesalkan lemahnya kinerja Pertamina yang dinilai gagal menjaga stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Aceh.

Dalam rilis pers, Jumat, 7 November 2025, Pang Ucok menyebut kondisi kelangkaan BBM telah berulang kali terjadi di berbagai daerah seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen hingga Banda Aceh. Ia menilai situasi ini sangat merugikan masyarakat dan membuat aktivitas ekonomi lumpuh.

BACA JUGA...  Tim Satgas Barsela DPRA Tinjau Proyek di Aceh Selatan 

“Ekonomi Aceh macet akibat Pertamina sering gagal menjaga pasokan BBM di SPBU seluruh Aceh. Ini sama saja mematikan ekonomi rakyat,” tegas Pang Ucok.

Ia menjelaskan, antrean panjang kendaraan di SPBU kini menjadi pemandangan umum setiap kali pasokan terganggu. Antrean bahkan kerap mengular hingga beberapa kilometer dan menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan utama.

BACA JUGA...  BAP DPD RI Tindaklanjuti Dua Pengaduan Masyarakat Berbeda

“Ironisnya, antrean panjang itu sering terjadi saat waktu salat Magrib. Jalan menjadi macet total, suara klakson bersahutan, dan banyak warga tertunda menunaikan ibadah karena terjebak dalam antrean BBM,” ungkapnya.

Menurutnya, kelangkaan BBM tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak besar terhadap sektor ekonomi rakyat. Nelayan kesulitan melaut karena sulit mendapatkan solar, sopir angkutan umum terpaksa menaikkan tarif, dan pedagang kecil menanggung lonjakan biaya operasional.

BACA JUGA...  Salihin Temui Mendagri, Dorong Percepatan Pemulihan Aceh

Berita Terkait

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB