Peringatan Dini BMKG, Bener Meriah Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | MA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh, berlaku mulai 25 hingga 27 Desember 2025.

Peringatan ini menyebutkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dipicu oleh belokan angin dan konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan.

BACA JUGA...  Hasil Liga Inggris: Crystal Palace vs Arsenal Berkahir Imbang 1-1

Secara khusus, Kabupaten Bener Meriah termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang.

Berdasarkan data prakiraan, potensi ini diidentifikasi terjadi pada hari pertama periode peringatan, yaitu Kamis, 25 Desember 2025.

– 25 Desember 2025: Bener Meriah termasuk wilayah berpotensi hujan sedang-lebat dan angin kencang.

BACA JUGA...  Camat Timang Gajah Abdul Hadi: Saya Tidak Berkampanye

– 26 Desember 2025: Wilayah ini tidak tercantum dalam daftar potensi cuaca ekstrem.

– 27 Desember 2025: Bener Meriah kembali masuk daftar potensi hujan sedang-lebat dan angin kencang.

Rekomendasi Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi-

Masyarakat dan pemerintah daerah di Bener Meriah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Waspada potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi meluas ataupun dengan durasi lama,” demikian bunyi rekomendasi dari BMKG.

BACA JUGA...  Tiga Warga Digigit Anjing, Distanpang Respon Cepat 

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB