KEPALA Pos Komando Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), , bersama Koordinator Posko Penanggulangan Bencana (Galapana) DPR RI, , memimpin rapat percepatan persiapan lahan hunian tetap di Kantor Bupati Aceh Tamiang.
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Tamiang , Kepala Balai DJBN Wilayah Aceh Zulkarnain, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatra I Asy’ari, unsur pemerintah daerah, serta sejumlah perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU).
Pembahasan difokuskan pada kesiapan 40 titik lokasi huntap komunal yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Dari total tersebut, sebanyak 37 titik dinyatakan siap dibangun. Sementara tiga lokasi lainnya masih berada dalam proses negosiasi pelepasan lahan HGU milik PT Perkebunan Semadam, PT Pertanian Pati Sari dan PT Bahruni.
Di sisi lain, sejumlah perusahaan lain disebut telah menyelesaikan proses pelepasan lahannya.
Lahan milik PTPN, PT Padang Palma Permai, , PT Desa Jaya, dan PT Bahruni dipastikan siap digunakan untuk mendukung pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana.
Skema “Bridging” Administrasi Disiapkan
DALAM rapat tersebut, Safrizal menawarkan solusi percepatan melalui mekanisme “bridging” administrasi. Langkah itu dimaksudkan agar pembangunan dapat mulai berjalan sembari menunggu proses pelepasan aset selesai sepenuhnya secara hukum dan administratif.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















